Viral! Demo Warga Tolak Jokowi Lebaran di Jogja, Dianggap Perusak Demokrasi
Kamis, 28 Maret 2024 - 16:57 WIB
loading...
Aksi demonstrasi warga yang menolak kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berlebaran di Jogja. Foto/tangkapan layar.
A
A
A
YOGYAKARTA - Sebuah video yang menunjukkan sejumlah warga menggelar aksi demonstrasi membawa spanduk penolakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berlebaran di Jogja viral di media sosial. Bahkan, video tersebut telah ditonton sebanyak 51.623 kali.
Dari video berdurasi 9 menit 15 detik itu tertulis keterangan aksi dilangsungkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada Selasa (19/03/2024) lalu.
Video yang diunggah melalui kanal YouTube @radja tanah leluhur itu diberi judul Aksi menolak Jokowi berlebaran di Jogja memperlihatkan sejumlah ibu-ibu berdiri memegang spanduk bertuliskan 'rakyat Jogja menolak Jokowi berlebaran di Jogja'. Sementara, dibelakang kerumunan ibu-ibu itu, ada seorang laki-laki berdiri diatas mobil bak terbuka sambil melakukan orasi.
Dalam orasinya, pria tersebut berujar bahwa demokrasi Indonesia dirusak oleh keluarga Jokowi. Ia menilai bahwa Indonesia bukan lagi negara hukum, melainkan negara mafia yang dikuasai segelintir penguasa.
Baca Juga: Jokowi Temui Warga yang Demo saat Peresmian Tol Semarang-Demak
"Ini adalah negara mafia saudara-saudara, bukan negara hukum," ucapnya dikutip melalui tayangan video pada Kamis (28/03/2024).
"Seharusnya orang seperti saya itu menikmati kekuasaan yang sudah saya perjuangkan sejak tahun 98, tetapi akhirnya saya kembali hadir ditengah-tengah saudara karena saya merasakan bahwa demokrasi sudah diinjak-injak oleh keluarga Jokowi saudara-saudara," sambungnya.
Dari video berdurasi 9 menit 15 detik itu tertulis keterangan aksi dilangsungkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada Selasa (19/03/2024) lalu.
Video yang diunggah melalui kanal YouTube @radja tanah leluhur itu diberi judul Aksi menolak Jokowi berlebaran di Jogja memperlihatkan sejumlah ibu-ibu berdiri memegang spanduk bertuliskan 'rakyat Jogja menolak Jokowi berlebaran di Jogja'. Sementara, dibelakang kerumunan ibu-ibu itu, ada seorang laki-laki berdiri diatas mobil bak terbuka sambil melakukan orasi.
Dalam orasinya, pria tersebut berujar bahwa demokrasi Indonesia dirusak oleh keluarga Jokowi. Ia menilai bahwa Indonesia bukan lagi negara hukum, melainkan negara mafia yang dikuasai segelintir penguasa.
Baca Juga: Jokowi Temui Warga yang Demo saat Peresmian Tol Semarang-Demak
"Ini adalah negara mafia saudara-saudara, bukan negara hukum," ucapnya dikutip melalui tayangan video pada Kamis (28/03/2024).
"Seharusnya orang seperti saya itu menikmati kekuasaan yang sudah saya perjuangkan sejak tahun 98, tetapi akhirnya saya kembali hadir ditengah-tengah saudara karena saya merasakan bahwa demokrasi sudah diinjak-injak oleh keluarga Jokowi saudara-saudara," sambungnya.
Lihat Juga :