Banjir Demak Melanda 89 Desa, BNPB: 13.022 Jiwa Masih Mengungsi
Senin, 25 Maret 2024 - 09:57 WIB
loading...
Banjir yang melanda 89 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sejak beberapa hari lalu masih belum surut sepenuhnya. Foto/Ist
A
A
A
DEMAK - Banjir yang melanda 89 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Demak , Jawa Tengah, sejak beberapa hari lalu masih belum surut sepenuhnya. Sebanyak 13.022 jiwa masih bertahan di 83 titik pengungsian, meskipun jumlah pengungsi mulai menunjukkan penurunan.
“Terjadi penurunan pengungsi di Kabupaten Demak sebanyak 13.022 jiwa mengungsi di 83 titik pos pengungsian pada Minggu (24/3) sedangkan sebelumnya pada Sabtu (23/3/2024) sebanyak 14.852,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Senin (25/3/2024).
Dilaporkan beberapa wilayah Kabupaten Demak, air mulai surut. Debit air di beberapa wilayah Kecamatan Karanganyar turun 20 hingga 50 cm. “Warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mulai pulang ke rumahnya masing-masing karena banjir mulai surut, setelah ada perbaikan tanggul jebol Sungai Wulan dan Sungai Bugel,” ujar Aam sapaan Abdul Muhari.
Pantauan tim BNPB ke lokasi pengungsian balai desa Kedungwaru Lor, di Kecamatan Karanganyar Demak jumlah pengungsi sebanyak 634 jiwa mulai berkurang. Hal ini disebabkan telah surutnya banjir sehingga banyak warga sudah mulai kembali ke rumahnya melakukan pembersihan. Namun masih ada pengungsi yang kembali ke lokasi pengungsi karena masih membutuhkan makanan dari dapur umum.
Baca Juga: Banjir Demak Meluas, 25.518 Jiwa Mengungsi
“Terjadi penurunan pengungsi di Kabupaten Demak sebanyak 13.022 jiwa mengungsi di 83 titik pos pengungsian pada Minggu (24/3) sedangkan sebelumnya pada Sabtu (23/3/2024) sebanyak 14.852,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Senin (25/3/2024).
Dilaporkan beberapa wilayah Kabupaten Demak, air mulai surut. Debit air di beberapa wilayah Kecamatan Karanganyar turun 20 hingga 50 cm. “Warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mulai pulang ke rumahnya masing-masing karena banjir mulai surut, setelah ada perbaikan tanggul jebol Sungai Wulan dan Sungai Bugel,” ujar Aam sapaan Abdul Muhari.
Pantauan tim BNPB ke lokasi pengungsian balai desa Kedungwaru Lor, di Kecamatan Karanganyar Demak jumlah pengungsi sebanyak 634 jiwa mulai berkurang. Hal ini disebabkan telah surutnya banjir sehingga banyak warga sudah mulai kembali ke rumahnya melakukan pembersihan. Namun masih ada pengungsi yang kembali ke lokasi pengungsi karena masih membutuhkan makanan dari dapur umum.
Baca Juga: Banjir Demak Meluas, 25.518 Jiwa Mengungsi
Lihat Juga :