LKDI Bantu Edukasi dan Atasi Ancaman Kejahatan Dunia Digital
Sabtu, 23 Maret 2024 - 07:59 WIB
loading...
Direktur Eksekutif LKDI Kholiq Basmallah menjelaskan ke jajaran tim tentang program kerja terkait berbagai persoalan digital di Indonesia. Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Lembaga Konsumen Digital Indonesia (LKDI) hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu edukasi, mitigasi, dan advokasi bagi masyarakat guna meminalisir potensi korban kejahatan dunia digital.
Direktur Eksekutif LKDI Kholiq Basmallah menjelaskan, dunia digital masa kini ibarat buah simalakama bagi masyarakat modern. Di satu sisi, fasilitas ini memberikan berbagai macam kemudahan.
Baca juga: Waspada Modus Kejahatan Digital Typosquatting
Namun di sisi lain, sekaligus membuka peluang terjadinya tindak kejahatan. Sebuah situasi yang perlu disikapi secara hati-hati.
Teknologi informasi yang melaju kian pesat mempersembahkan berbagai kemudahan bagi manusia. Iming-iming kemudahan itu pun membuat masyarakat berbondong-bondong bermigrasi dari dunia nyata ke ruang digital.
"Manusia ini menjadi sasaran empuk tindak kejahatan, mulai dari penipuan, perundungan, hingga perampokan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/3/2024).
Massifnya ketertarikan orang pada dunia maya ini tak lepas dari fasilitas yang disediakan oleh ruang digital. Fasilitas itu berupa kemudahan untuk memenuhi berbagai kebutuhan mendasar manusia.
Direktur Eksekutif LKDI Kholiq Basmallah menjelaskan, dunia digital masa kini ibarat buah simalakama bagi masyarakat modern. Di satu sisi, fasilitas ini memberikan berbagai macam kemudahan.
Baca juga: Waspada Modus Kejahatan Digital Typosquatting
Namun di sisi lain, sekaligus membuka peluang terjadinya tindak kejahatan. Sebuah situasi yang perlu disikapi secara hati-hati.
Teknologi informasi yang melaju kian pesat mempersembahkan berbagai kemudahan bagi manusia. Iming-iming kemudahan itu pun membuat masyarakat berbondong-bondong bermigrasi dari dunia nyata ke ruang digital.
"Manusia ini menjadi sasaran empuk tindak kejahatan, mulai dari penipuan, perundungan, hingga perampokan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/3/2024).
Massifnya ketertarikan orang pada dunia maya ini tak lepas dari fasilitas yang disediakan oleh ruang digital. Fasilitas itu berupa kemudahan untuk memenuhi berbagai kebutuhan mendasar manusia.
Lihat Juga :