alexametrics

Ratusan Guru Honorer Sumsel Tuntut Bisa Ikut Seleksi CPNS

loading...
Ratusan Guru Honorer Sumsel Tuntut Bisa Ikut Seleksi CPNS
Ratusan guru honorer K2 dari seluruh Kabupaten dan Kota se-Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan aksi demo di halaman Gedung DPRD Sumsel. SINDOnews/Dede
A+ A-
PALEMBANG - Ratusan guru honorer K2 dari seluruh Kabupaten dan Kota se-Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan aksi demo di halaman Gedung DPRD Sumsel menuntut dan menolak pembatasan umur seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi tenaga honorer.

Salina, salah seorang guru honorer yang sudah 15 tahun mengabdi di Musi Banyuasin mengatakan, pihaknya meminta keadilan agar bisa mengikuti perekrutan CPNS yang saat ini sedang berjalan.

"Kami menolak Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) nomor 36 dan 37 yang tidak mengakomodir nasib kami yang sudah mengabdi sebagai guru, bahkan sampai puluhan tahun," ucapnya saat diwawancarai, Kamis (4/10/2018).



Dari pantauan, terlihat sebagian besar guru menangis ketika menyampaikan aspirasinya di halaman gedung DPRD Sumsel. Diketahui, saat ini jumlah tenaga honorer guru K2 di Sumsel mencapai 7.033 orang yang sudah tervalidasi di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Syarat kami untuk ikut tes CPNS harus maksimal usianya 35 tahun dan memang sudah lewat dikarenakan sudah mengabdi sebagai guru sejak lama. Tapi kami meminta diperlakukan sama dengan pelamar CPNS lainnya agar bisa ikut tes," tambahnya.

Para guru tenaga honorer K2 tersebut juga berharap kepada Gubernur Sumsel, Bupati dan Walikota agar dapat menerbitkan Surat Keputusan (SK) penambahan insentif khusus guru berdasarkan upah minimum guru.

Sementara itu, perwakilan DPRD Sumsel dari Komisi 5 Askweni mengatakan, pihaknya akan segera menyampaikan apa yang dituntut dan yang diinginkan guru honorer tersebut ke pemerintah pusat. "Kita siap memperjuangkan nasib para guru honorer ini dengan menyampaikan aspirasi mereka langsung ke Presiden dan Kementerian terkait," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak