2.970 Personel Gabungan TNI-Polri Diterjunkan Amankan Unjuk Rasa di DPR Hari Ini
Selasa, 19 Maret 2024 - 09:13 WIB
loading...
Sebanyak 2.970 personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di Gedung DPR hari ini. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 2.970 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang bakal dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat di depan Gedung DPR RI, Jakarta hari ini.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, ribuan anggota gabungan tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI dan instansi terkait. "Kita mengerahkan sebanyak 2.970 personel gabungan pengamanan," kata dia kepada wartawan Selasa (19/3/2024).
Susatyo menuturkan, anggota tersebut nantinya akan berjaga di depan Gedung DPR dan sekitarnya. Hal ini guna mengantisipasi massa merusak pagar Gedung DPR dan membakar ban.
Baca juga: Tolak Pemilu Curang, Din Syamsudin Bakal Ikut Aksi Unjuk Rasa di Gedung DPR Siang Ini
Selain itu, sejumlah personel juga dikerahkan untuk mencegah agar massa tidak masuk dan menutup jalan Tol Dalam Kota (Dalkot) yang berada di depan Gedung DPR.
Untuk penutupan arus lalu lintas di sekitar DPR, kata dia, bersifat situasional tergantung pada dinamika massa di lapangan. "Bila nanti di depan DPR massanya cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka akan kami lakukan penyekatan di Pulau Dua. Kendaraan dari jalur dalam tol yang akan menuju pintu keluar tol di depan DPR kami tutup dan diluruskan ke arah Slipi," sambung.
Baca juga: Gelar Aksi Unjuk Rasa di Jakarta, BEM Unpad: Demokrasi Direduksi, Konstitusi Dilanggar
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, ribuan anggota gabungan tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI dan instansi terkait. "Kita mengerahkan sebanyak 2.970 personel gabungan pengamanan," kata dia kepada wartawan Selasa (19/3/2024).
Susatyo menuturkan, anggota tersebut nantinya akan berjaga di depan Gedung DPR dan sekitarnya. Hal ini guna mengantisipasi massa merusak pagar Gedung DPR dan membakar ban.
Baca juga: Tolak Pemilu Curang, Din Syamsudin Bakal Ikut Aksi Unjuk Rasa di Gedung DPR Siang Ini
Selain itu, sejumlah personel juga dikerahkan untuk mencegah agar massa tidak masuk dan menutup jalan Tol Dalam Kota (Dalkot) yang berada di depan Gedung DPR.
Untuk penutupan arus lalu lintas di sekitar DPR, kata dia, bersifat situasional tergantung pada dinamika massa di lapangan. "Bila nanti di depan DPR massanya cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka akan kami lakukan penyekatan di Pulau Dua. Kendaraan dari jalur dalam tol yang akan menuju pintu keluar tol di depan DPR kami tutup dan diluruskan ke arah Slipi," sambung.
Baca juga: Gelar Aksi Unjuk Rasa di Jakarta, BEM Unpad: Demokrasi Direduksi, Konstitusi Dilanggar
Lihat Juga :