Tali Terikat Jadi Kunci Penyidikan Kasus Sekeluarga Lompat dari Apartemen Penjaringan

Selasa, 19 Maret 2024 - 00:06 WIB
loading...
Tali Terikat Jadi Kunci...
Polisi terus menyelidiki kasus dan motif 4 orang satu keluarga tewas terjun dari Apartemen Teluk Intan, Penjaringan, Jakarta Utara. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polisi terus menyelidiki kasus dan motif 4 orang satu keluarga tewas terjun dari Apartemen Teluk Intan, Penjaringan, Jakarta Utara. Penggunaan tali terikat pada satu keluarga itu menjadi kunci penyidikan.

"Kita bicara kasus-kasus bunuh diri yang biasa kita tangani itu selalu meninggalkan jejak, ada pesan, ada komunikasi terakhir, ada jejak digital. Tapi, pada kasus ini tidak, tidak ada tas yang dibawa yang ditemukan di TKP pun juga tidak meninggalkan catatan apa pun," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Senin (18/3/2024).

Baca juga: Satu Keluarga Tewas Terjun dari Apartemen Penjaringan Ternyata Punya Bisnis Kapal Ikan

Polisi juga melihat dari mimik rekaman CCTV dan komunikasi keluarga dengan sopir taksi online tidak menunjukkan ada tanda-tanda aneh.

"Kemudian kita telusuri mulai dari hotel sebelum dia melakukan itu sebelum peristiwa terjadi, itu juga tidak meninggalkan apa pun. Itu terakhir dia pakai Grab bahkan komunikasi terakhir dengan Grab sangat natural. Tidak ada kecemasan. Tinggal di apartemen selama 1 malam," ungkapnya.

Namun, aksi lompat dari apartemen dengan tangan terikat satu keluarga merupakan hal yang tidak lazim di Indonesia.

"Kalau dikatakan lazim (bunuh diri dari ketinggian satu keluarga dengan tangan terikat berpasangan), saya tidak tahu. Tapi, jangan dilazimkan. Penggunaan tali menjadi kunci penyidikan. Siapa saja DNA yang ada di tali tersebut. Sifat olah TKP ulang untuk penguatan. Tiga kali olah TKP, itu terakhir untuk penguatan pemeriksaan DNA," kata Gidion.

Diketahui, 4 orang yang masih satu keluarga melompat dari lantai 22 apartemen di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (9/3/2024). Tubuh mereka terjatuh di lobby area parkir mobil Tower Topaz apartemen.

Empat orang tewas yakni dua laki-laki berinisial EA (50) dan JWA (13). Kemudian, dua perempuan berinisial AIL (52) dan JL (15).
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MBG Jadi Instrumen Ganda:...
MBG Jadi Instrumen Ganda: Atasi Stunting dan Tekan Beban Ekonomi Keluarga
Didukung Keluarga Rentan,...
Didukung Keluarga Rentan, Program MBG Dinilai Ringankan Beban Ekonomi Orang Tua
Orang Tua Sering Bertengkar...
Orang Tua Sering Bertengkar di Rumah? Ini Dampaknya pada Otak Anak!
Rekomendasi
Dana Rampasan Rp153,6...
Dana Rampasan Rp153,6 Miliar Kembali ke TASPEN, Buah Manis Sinergi dengan KPK
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved