2 Pemotor Tewas Terlindas Truk Tangki Pertamina di Jalan Cianjur-Sukabumi
Minggu, 10 Maret 2024 - 08:56 WIB
loading...
Dua pengendara motor tewas terlindas truk tangki Pertamina di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, tepatnya di Kampung Samoja, Desa Ciwalen. Foto/Ist
A
A
A
CIANJUR - Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Sukabumi, tepatnya di Kampung Samoja, Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Cianjur, pada Sabtu (9/3/2024) malam. Dua pengendara motor tewas terlindas truk tangki Pertamina.
Korban yang diketahui bernama Solihin (54) dan Hadin Prayoga (40), merupakan warga Desa Babakansari, Kecamatan Sukaluyu. Keduanya berboncengan menggunakan motor Honda Supra dengan nomor polisi (nopol) F 3783 YR.
Menurut Kanit Gakkum Polres Cianjur Iptu Hari Kurniawan, kecelakaan terjadi saat kedua korban berusaha menyalip truk tangki Pertamina bernopol E 9572 YC dari sebelah kiri.
"Korban terjatuh dan terlindas setelah motornya menyerempet perisai tengah sebelah kiri truk," terang Hari.
Baca Juga: Fakta-fakta Kecelakaan Maut Tewaskan 5 Orang di Cianjur, Nomor 3 Mengerikan
Solihin meninggal di tempat kejadian, sedangkan Hadin Prayoga menghembuskan nafas terakhirnya saat menjalani perawatan di Klinik Ashidiq.
"Kedua korban mengalami luka serius dan tidak dapat diselamatkan," ujar Hari.
Korban yang diketahui bernama Solihin (54) dan Hadin Prayoga (40), merupakan warga Desa Babakansari, Kecamatan Sukaluyu. Keduanya berboncengan menggunakan motor Honda Supra dengan nomor polisi (nopol) F 3783 YR.
Menurut Kanit Gakkum Polres Cianjur Iptu Hari Kurniawan, kecelakaan terjadi saat kedua korban berusaha menyalip truk tangki Pertamina bernopol E 9572 YC dari sebelah kiri.
"Korban terjatuh dan terlindas setelah motornya menyerempet perisai tengah sebelah kiri truk," terang Hari.
Baca Juga: Fakta-fakta Kecelakaan Maut Tewaskan 5 Orang di Cianjur, Nomor 3 Mengerikan
Solihin meninggal di tempat kejadian, sedangkan Hadin Prayoga menghembuskan nafas terakhirnya saat menjalani perawatan di Klinik Ashidiq.
"Kedua korban mengalami luka serius dan tidak dapat diselamatkan," ujar Hari.
Lihat Juga :