Pria Diduga Dukun Santet di Tangsel Jadi Tersangka, Dijerat UU Darurat
Rabu, 06 Maret 2024 - 19:16 WIB
loading...
Polisi telah menetapkan status tersangka pada Heryadi (67), pria yang diduga dukun santet di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Foto/MPI
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Polisi telah menetapkan status tersangka pada Heryadi (67), pria yang diduga dukun santet di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Heryadi dijerat karena kepemilikan senjata api di kediamannya.
"Sudah naik jadi tersangka dan ditahan di Rutan Polsek Ciputat Timur," ujar Kasi Humas Polres Tangsel AKP Wendi Afrianto, Rabu (6/3/2024).
Baca juga: Deretan Foto yang Disita dari Pria Diduga Dukun Santet, Ada Aparat hingga Pejabat di Tangsel
Pihak kepolisian telah mengamankan 2 senjata api jenis revolver dan defender dilengkapi peluru, 2 buah magazen, 2 dus peluru kaliber 7 mm berisi 41 butir, 1 dus peluru kaliber 9 mm berisi 19 butir peluru.
Selain itu terdapat 1 granat nanas, 6 butir peluru revolver, 1 dus peluru kaliber 6,35 mm isi 18 butir, 1 buah sarung senjata warna hijau, 1 buah holster warna hijau, 1 buah buku izin senjata biasa warna biru, 1 buah peluru kaliber tidak diketahui, 1 buah peluru kecil kaliber yang belum diketahui.
Dari pengakuan Heryadi, senjata api itu merupakan peninggalan dari orang tuanya. Namun polisi masih mendalami keterangan tersebut. Heryadi dikenakan Undang-Undang (UU) Darurat.
"Pasal 1 (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951," tegas Wendi.
Polisi masih terus mendalami motif pelaku menyimpan senjata api dan granat di kediamannya. Belum diketahui pula apakah Heryadi pernah menggunakan senjata itu sebelumnya.Baca juga: Simpan 2 Senpi dan Granat, Ini Sosok Heryadi Pria Lansia Diduga Dukun Santet
"Masih didalami (motif). Penyidik fokus ke kasusnya, hal-hal lain akan disesuaikan dengan kebutuhan penyidik," pungkasnya.
"Sudah naik jadi tersangka dan ditahan di Rutan Polsek Ciputat Timur," ujar Kasi Humas Polres Tangsel AKP Wendi Afrianto, Rabu (6/3/2024).
Baca juga: Deretan Foto yang Disita dari Pria Diduga Dukun Santet, Ada Aparat hingga Pejabat di Tangsel
Pihak kepolisian telah mengamankan 2 senjata api jenis revolver dan defender dilengkapi peluru, 2 buah magazen, 2 dus peluru kaliber 7 mm berisi 41 butir, 1 dus peluru kaliber 9 mm berisi 19 butir peluru.
Selain itu terdapat 1 granat nanas, 6 butir peluru revolver, 1 dus peluru kaliber 6,35 mm isi 18 butir, 1 buah sarung senjata warna hijau, 1 buah holster warna hijau, 1 buah buku izin senjata biasa warna biru, 1 buah peluru kaliber tidak diketahui, 1 buah peluru kecil kaliber yang belum diketahui.
Dari pengakuan Heryadi, senjata api itu merupakan peninggalan dari orang tuanya. Namun polisi masih mendalami keterangan tersebut. Heryadi dikenakan Undang-Undang (UU) Darurat.
"Pasal 1 (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951," tegas Wendi.
Polisi masih terus mendalami motif pelaku menyimpan senjata api dan granat di kediamannya. Belum diketahui pula apakah Heryadi pernah menggunakan senjata itu sebelumnya.Baca juga: Simpan 2 Senpi dan Granat, Ini Sosok Heryadi Pria Lansia Diduga Dukun Santet
"Masih didalami (motif). Penyidik fokus ke kasusnya, hal-hal lain akan disesuaikan dengan kebutuhan penyidik," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :