Orasi di Depan Gedung DPR/MPR, Refly Harun Serukan Tolak Paslon Curang
Selasa, 05 Maret 2024 - 14:26 WIB
loading...
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun ikut hadir dan berorasi di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Selasa (5/3/2024), dalam aksi demo yang digelar Koalisi Nasional Penyelamat Demokrasi. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun ikut hadir dan berorasi di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Selasa (5/3/2024), dalam aksi demo yang digelar Koalisi Nasional Penyelamat Demokrasi dan elemen masyarakat lainnya. Refly menyuarakan untuk menolak pasangan calon yang menang dengan cara curang.
"Pertama, kita menolak paslon yang menang karena kecurangan, tolak paslon curang, kalau nolak berarti harus didiskualifikasi," ujar Refly dalam orasinya, Selasa (5/3/2024).
Baca juga: 62,2 Persen Responden Ingin Hak Angket, Refly: Tak Paralel dengan Quick Count
Menurutnya, kehadiran massa di depan Gedung DPR/MPR ini bukan karena alasan batil, alasan tak benar, ataupun untuk mengacaukan negara. Namun, mereka cinta pada negeri Indonesia ini dan Tanah Air, mereka pun tak ingin jika Indonesia dipimpin oleh orang yang lolos dengan cara tak adil.
"Kita di sini karena kita cinta Indonesia, kita tak ingin dipimpin oleh orang yang curang, maka kita perjuangkan pemilu yang jujur dan adil. Pemilu jurdil bisa diperjuangkan di mana pun dan aspirasi masyarakat tak bisa dibungkam, maka kita di sini menyampaikan aspirasi," tuturnya.
"Pertama, kita menolak paslon yang menang karena kecurangan, tolak paslon curang, kalau nolak berarti harus didiskualifikasi," ujar Refly dalam orasinya, Selasa (5/3/2024).
Baca juga: 62,2 Persen Responden Ingin Hak Angket, Refly: Tak Paralel dengan Quick Count
Menurutnya, kehadiran massa di depan Gedung DPR/MPR ini bukan karena alasan batil, alasan tak benar, ataupun untuk mengacaukan negara. Namun, mereka cinta pada negeri Indonesia ini dan Tanah Air, mereka pun tak ingin jika Indonesia dipimpin oleh orang yang lolos dengan cara tak adil.
"Kita di sini karena kita cinta Indonesia, kita tak ingin dipimpin oleh orang yang curang, maka kita perjuangkan pemilu yang jujur dan adil. Pemilu jurdil bisa diperjuangkan di mana pun dan aspirasi masyarakat tak bisa dibungkam, maka kita di sini menyampaikan aspirasi," tuturnya.
Lihat Juga :