Aksi Damai di Depan Gedung DPR, GMPD Mengaku Diserang Pendemo Lain

Jum'at, 01 Maret 2024 - 23:46 WIB
loading...
Aksi Damai di Depan...
Ratusan massa dari Gerakan Mahasiswa Peduli Demokrasi (GMPD) menggelar aksi damai di depan Gedung DPR, Jakarta, Jumat (1/3/2024). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ratusan massa dari Gerakan Mahasiswa Peduli Demokrasi (GMPD) menggelar aksi damai di depan Gedung DPR. Mereka mendukung pemerintah untuk tidak terprovokasi oleh ormas yang tak bertanggung jawab.

Namun, ada kejadian yang tidak enak yang mereka rasakan di lokasi aksi. Rombongan tersebut tiba-tiba diserang pendemo lain. Serangan tersebut mengakibatkan mahasiswa luka hingga mobil komando yang mereka bawa dirusak parah oleh oknum ormas tersebut.

Koordinator aksi GMPD Lingga Nasution mengatakan, beberapa temannya yang ikut melakukan aksi menjadi korban penyerangan tersebut. Dia juga mengaku sangat kaget, kenapa aksi damai yang mereka lakukan untuk menyuarakan kebenaran diserang. Baca juga: Massa Pendukung Hak Angket Tolak Kedatangan Kelompok Tandingan

"Selain kerugian materi, mobil komando dirusak parah, penganiayaan serta intimidasi di lokasi aksi kami juga mengalami luka-luka. Banyak peserta aksi yang hendak menyuarakan aspirasi malah menjadi korban kekerasan di lokasi," katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/3/2024).

Lingga menegaskan meskipun mengalami intimidasi serta teror, pihaknya tidak akan gentar untuk menyuarakan kebenaran. "Kita harus meletakkan kepentingan bangsa di atas segala-galanya. Kami walaupun diserang dan diintimidasi, harus tidak boleh menyerah. Walaupun mobil komando dan kerugian sejumlah materi yang kami rasakan," ujarnya.

Sebagai informasi, Lingga tidak akan membiarkan kejadian ini berlalu begitu saja. Dia dan teman-temannya sudah melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polres Jakarta Pusat. Mereka mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelakunya.

"Negara ini negara hukum, mengemukakan pendapat sudah dilindungi undang-undang, jangan sampai kejadian ini terulang kepada aktivis yang lain. Oleh karena itu kami menempuh jalur hukum yang sudah difasilitasi oleh negara," tandasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soal Film Pesta Babi,...
Soal Film Pesta Babi, TNI AD: Kami Tak Antikritik, tapi Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta
Soal Pernyataan Amien...
Soal Pernyataan Amien Rais, Foksi Ingatkan Pentingnya Etika Demokrasi di Ruang Publik
Tanggapi Amien Rais,...
Tanggapi Amien Rais, Gerakan Pemuda Marhaen: Penurunan Kualitas Demokrasi
Rekomendasi
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved