Rakyat Banten Bakal Bawa Petisi Cap Jempol Darah ke DPR dan MPR
Jum'at, 01 Maret 2024 - 18:29 WIB
loading...
Koordinator Gerakan Rakyat Banten Peduli Demokrasi, Nasrullah dalam pernyataan sikap dan penandatanganan cap jempol darah di atas kain kafan di Kota Serang, Jumat (1/3/2024). Foto/MPI/Fariz Abdullah
A
A
A
SERANG - Gerakan Rakyat Banten Peduli Demokrasi membuat pernyataan sikap dan penandatanganan cap jempol darah di atas kain kafan di Kota Serang, Jumat (1/3/2024).
Aksi itu berlangsung di Pondok Pesantren Salafiyah Al- Idrisiyah, Kelurahan Terumbu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.
Baca juga: Rakyat Banten Dorong DPR Menggulirkan Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang dinilai gagal menggelar Pemilu 2024 secara adil dan demokratis.
Koordinator aksi, Nasrullah mengatakan akan membawa petisi yang dibuat ke gedung DPR dan MPR. Ini sebagai bukti bahwa tuntutan ini benar-benar keinginan masyarakat.
"Rencananya tanggal 5 Maret petisi ini akan kita bawa ke gedung DPR dan MPR bersama dengan perwakilan provinsi lainnya," kata Nasrullah.
Dia berharap tuntutan yang dilayangkan bisa menggugah para wakil rakyat.
Baca juga: Dorong DPR Gulirkan Hak Angket, Rakyat Banten Bubuhkan Tanda Tangan dan Cap Jempol Darah
"Semoga tuntutan kami ini bisa menggugah para wakil rakyat, demokrasi berjalan dengan adil dan lancar juga harga bahan pokok kembali stabil," katanya.
Sebelumnya, Nasrullah mengatakan Pemilu 2024 terindikasi banyak kecurangan. Karenanya, mereka mendorong agar DPR RI menggunakan hak angket kecurangan Pemilu 2024.
"Salah satunya itu SiRekap yang membuat kegaduhan, setelah kami telusuri dan beredar di berita-berita bahwa server bisa ada di luar negeri, nah itu dari situ sudah membaca dan juga sangat banyak indikasi dugaan kecurangan di Pilpres 2024 yang berseliweran di media," ujar Nasrullah.
Aksi itu berlangsung di Pondok Pesantren Salafiyah Al- Idrisiyah, Kelurahan Terumbu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.
Baca juga: Rakyat Banten Dorong DPR Menggulirkan Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang dinilai gagal menggelar Pemilu 2024 secara adil dan demokratis.
Koordinator aksi, Nasrullah mengatakan akan membawa petisi yang dibuat ke gedung DPR dan MPR. Ini sebagai bukti bahwa tuntutan ini benar-benar keinginan masyarakat.
"Rencananya tanggal 5 Maret petisi ini akan kita bawa ke gedung DPR dan MPR bersama dengan perwakilan provinsi lainnya," kata Nasrullah.
Dia berharap tuntutan yang dilayangkan bisa menggugah para wakil rakyat.
Baca juga: Dorong DPR Gulirkan Hak Angket, Rakyat Banten Bubuhkan Tanda Tangan dan Cap Jempol Darah
"Semoga tuntutan kami ini bisa menggugah para wakil rakyat, demokrasi berjalan dengan adil dan lancar juga harga bahan pokok kembali stabil," katanya.
Sebelumnya, Nasrullah mengatakan Pemilu 2024 terindikasi banyak kecurangan. Karenanya, mereka mendorong agar DPR RI menggunakan hak angket kecurangan Pemilu 2024.
"Salah satunya itu SiRekap yang membuat kegaduhan, setelah kami telusuri dan beredar di berita-berita bahwa server bisa ada di luar negeri, nah itu dari situ sudah membaca dan juga sangat banyak indikasi dugaan kecurangan di Pilpres 2024 yang berseliweran di media," ujar Nasrullah.
(shf)
Lihat Juga :