Laporan Dugaan Pelecehan, Pengacara Rektor UP Sebut Itu Peristiwa Fiktif

Minggu, 25 Februari 2024 - 13:46 WIB
loading...
Laporan Dugaan Pelecehan,...
Pengacara Rektor Universitas Pancasila (UP) Raden Nanda Setiawan menanggapi laporan dugaan pelecehan Rektor UP berinisial E terhadap pegawai kehumasan berinisial R di Polda Metro Jaya. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengacara Rektor Universitas Pancasila (UP) Raden Nanda Setiawan menanggapi laporan dugaan pelecehan yang dilakukan Rektor UP berinisial E terhadap pegawai bidang kehumasan berinisial R di Polda Metro Jaya.

Dia menyebutkan laporan itu dibuat berdasarkan peristiwa fiktif. "Kami pastikan tidak pernah terjadi peristiwa yang dilaporkan tersebut. Namun, kembali lagi hak setiap orang mengajukan laporan ke kepolisian, tapi perlu kita ketahui laporan atas suatu peristiwa fiktif akan ada konsekuensi hukumnya," ujar Raden, Minggu (25/2/2024).

Baca juga: Rektor Universitas Pancasila Dilaporkan Polisi atas Dugaan Pelecehan Seksual

Meski peristiwa yang dilaporkan itu tak benar dan tak pernah terjadi, pihaknya menghormati lantaran hak setiap orang untuk membuat laporan. Selain itu, semua orang harus menjunjung asas praduga tak bersalah dalam kasus tersebut.

Apalagi laporan dugaan pelecehan terasa janggal karena disebut-sebut terjadi 1 tahun lalu, tapi baru dilaporkan. Sementara saat ini ada proses pemilihan rektor baru di kampus UP.

"Terhadap isu hukum atas berita yang beredar kita harus menjunjung tinggi prinsip praduga tak bersalah (presumption of innocent). Terlebih lagi isu pelecehan seksual yang terjadi 1 tahun lalu terlalu janggal jika baru dilaporkan saat ini dalam proses pemilihan rektor baru," kata Raden.

Pihaknya sedang mengikuti proses laporan tersebut. Dia mempercayakan kepada pihak kepolisian untuk memproses secara profesional.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Nadhif Basalamah Geram...
Nadhif Basalamah Geram Jadi Korban Pelecehan, Ingin Berhenti dari Dunia Hiburan?
UI Sanksi 15 Mahasiswa...
UI Sanksi 15 Mahasiswa Fakultas Hukum terkait Pelecehan Chat Mesum, Skorsing 1-3 Semester
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Netanyahu...
Piala Dunia 2026: Netanyahu Dukung Argentina karena Pro-Israel, tapi Justru Dikalahkan Spanyol
Ricuh usai Final Piala...
Ricuh usai Final Piala Dunia 2026! Pemain Argentina Layangkan Pukulan Terancam Sanksi
Sidang Putusan Praperadilan...
Sidang Putusan Praperadilan Jilid II Roy Suryo Digelar Hari Ini
Berita Terkini
3 Warga Tewas dan 20...
3 Warga Tewas dan 20 Rumah Rusak Akibat Konflik di Flores Timur, Kemensos Turun Tangan
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.600 Meter
Kabar Duka, Ketua DPRD...
Kabar Duka, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia
Hujan Deras Guyur Bogor...
Hujan Deras Guyur Bogor saat Kemarau, BMKG: Dipicu Gangguan Atmosfer Regional
Rano Karno Jagokan Spanyol...
Rano Karno Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Unggul Tipis dari Argentina
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved