Suara Pedih Pedagang dan Pembeli Akibat Harga Sembako Naik Tak Terkendali
Jum'at, 23 Februari 2024 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
"Kemungkinan bisa naik lagi nanti pas mendekati mau awal bulan puasa," kata Berman.
Sementara itu, Mamah Afip, salah satu pedagang di Pasar Cempaka Putih menyebutkan harga sembako tergolong tinggi selama beberapa waktu terakhir. "Tomat Rp25.000 sekilo, biasanya Rp15.000 sekilo. Cabai cengek juga Rp100.000 sekilo. Sekarang harganya nggak biasa, tapi luar biasa," kata Afip.
Sutikno (47), pedagang tahu di Pasar Cempaka Putih menyebutkan harga tahu juga tinggi untuk wilayah DKI Jakarta. "Harga agak tinggi karena kedelainya masih impor. Tahu Sumedang Rp10.000 isi 16, sedangkan tahu kuning Bandung itu Rp10.000 per 10 biji sebelumnya Rp8.000," katanya.
Marni (50), warga Cempaka Baru mengaku kesal bercampur sedih melihat harga-harga kebutuhan pokok saat ini kian tinggi. "Perasaan kesel. Berasa pengeluarannya lebih banyak. Semua naik beras sekilo Rp15.000 kurang bagus. Harapannya harga bisa turun karena kami yang ibu rumah tangga tanpa penghasilan hanya mengandalkan pemasukan suami jadi bingung sekali," kata Marni.
Feriyani (53), salah satu pembeli di Pasar Cempaka Putih menyebutkan harapannya harga kebutuhan pokok dapat semakin turun. "Ya harapannya supaya harga murah. Kasihan yang gak dapat bantuan berasa banget apa-apa mahal," katanya.
Sedangkan, Fausin (30) pedagang telur di Pasar Cempaka Putih menyebutkan harga telur ayam sekarang Rp30.000 per kilogram. "Sudah seminggu naik ini. Alasan naik kita juga kurang tahu ya dari pemasoknya memang harganya sudah tinggi. Kalau telur tapi pasti dibeli, cuma ibu-ibu belinya sembari ngomel-ngomel," kata Fausin.
Pedagang sayur lainnya di Pasar Cempaka Putih, Muhatsor (44) menyebut, harga kebutuhan pokok kian tinggi selama beberapa waktu terakhir.
"Harganya memang lagi mahal. Bawang merah Rp34.000 per kilo. Kalau bawang putih Rp45.000 per kilogram. Tomat sekarang malah Rp25.000 sekilo," kata Muhatsor.
Sementara itu, Mamah Afip, salah satu pedagang di Pasar Cempaka Putih menyebutkan harga sembako tergolong tinggi selama beberapa waktu terakhir. "Tomat Rp25.000 sekilo, biasanya Rp15.000 sekilo. Cabai cengek juga Rp100.000 sekilo. Sekarang harganya nggak biasa, tapi luar biasa," kata Afip.
Sutikno (47), pedagang tahu di Pasar Cempaka Putih menyebutkan harga tahu juga tinggi untuk wilayah DKI Jakarta. "Harga agak tinggi karena kedelainya masih impor. Tahu Sumedang Rp10.000 isi 16, sedangkan tahu kuning Bandung itu Rp10.000 per 10 biji sebelumnya Rp8.000," katanya.
Marni (50), warga Cempaka Baru mengaku kesal bercampur sedih melihat harga-harga kebutuhan pokok saat ini kian tinggi. "Perasaan kesel. Berasa pengeluarannya lebih banyak. Semua naik beras sekilo Rp15.000 kurang bagus. Harapannya harga bisa turun karena kami yang ibu rumah tangga tanpa penghasilan hanya mengandalkan pemasukan suami jadi bingung sekali," kata Marni.
Feriyani (53), salah satu pembeli di Pasar Cempaka Putih menyebutkan harapannya harga kebutuhan pokok dapat semakin turun. "Ya harapannya supaya harga murah. Kasihan yang gak dapat bantuan berasa banget apa-apa mahal," katanya.
Sedangkan, Fausin (30) pedagang telur di Pasar Cempaka Putih menyebutkan harga telur ayam sekarang Rp30.000 per kilogram. "Sudah seminggu naik ini. Alasan naik kita juga kurang tahu ya dari pemasoknya memang harganya sudah tinggi. Kalau telur tapi pasti dibeli, cuma ibu-ibu belinya sembari ngomel-ngomel," kata Fausin.
Pedagang sayur lainnya di Pasar Cempaka Putih, Muhatsor (44) menyebut, harga kebutuhan pokok kian tinggi selama beberapa waktu terakhir.
"Harganya memang lagi mahal. Bawang merah Rp34.000 per kilo. Kalau bawang putih Rp45.000 per kilogram. Tomat sekarang malah Rp25.000 sekilo," kata Muhatsor.
(abd)
Lihat Juga :