Pemprov DKI Jakarta: 6 Petugas Pemilu 2024 Meninggal Dunia

Rabu, 21 Februari 2024 - 08:23 WIB
loading...
Pemprov DKI Jakarta:...
Petugas bekerja menyelesaikan proses pencoblosan, penghitungan hingga pengiriman hasil Pemilu 2024 ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan di TPS Kota Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (15/2/2024). FOTO ILUSTRASI/MPI/MUSHAFUL IMAM
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mencatat hingga saat ini ada 6 petugas Pemilu 2024 yang meninggal dunia. Tiga dari enam petugas yang meninggal merupakan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), sedangkan sisanya adalah petugas non-KPPS dan linmas.

"Jadi total 3 KPPS, 2 petugas non KPPS, dan ada satu dari Linmas. Jadi 6 orang. Jadi tidak hanya petugas KPPS, tetapi orang-orang yang ikut terlibat, diperbantukan dalam kegiatan pemilu," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (20/2/2024).

Dari tiga petugas KPPS yang meninggal, kata Ani, Dinkes DKI melakukan autopsi verbal. Ditemukan salah satu petugas KPPS meninggal saat tiba di Puskesmas.



"Untuk KPPS itu yang meninggal dua orang, satu kasus lagi sampai puskesmas sudah kondisi meninggal," jelas Ani.

Ani menjelaskan data tersebut berasal dari posko kesehatan yang sudah di input dalam sistem Kementerian Kesehatan.

Meskipun ada yang meninggal dunia, Ani mengklaim Pemprov DKI telah melakukan mitigasi dengan melakukan skrining kesehatan terhadap calon KPPS oleh Puskemas secara gratis.

"Harapannya supaya didapatkan anggota KPPS yang sehat, jadi kami keluarkan keterangan sehat untuk itu, dan kalau dilihat mudah-mudahan ya untuk sampai ini selesai kasusnya lebih kecil," kata Ani Ruspitawati.

Baca juga: Bawaslu: 13 Pengawas Pemilu Meninggal Dunia saat Pencoblosan hingga Penghitungan Suara

Ani Ruspitawati menyebutkan pihaknya belum dapat menarik kesimpulan apakah enam petugas yang meninggal dunia kelelahan.

"Belum bisa disimpulkan begitu, ada beberapa penyebab meninggalnya," kata Ani.

Ketika ditanya apakah para korban meninggal dunia karena sakit, Ani juga tidak memberi jawaban yang jelas kepada awak media. "Ada, nanti saya kasih datanya. Sampai sekarang yang akses layanan kesehatan kita ada 1.033 orang, pokoknya yang datang ke posko, bisa jadi masyarakat yang saat itu hadir, bisa petugas KPPS, dan petugas lainnya," kata Ani.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
SPMB Jakarta 2026 Resmi...
SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Cara Pemilihan Sekolah
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
Rekomendasi
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved