Pembangkangan Panembahan Senopati Simbol Perlawanan kepada Kerajaan Pajang

Minggu, 18 Februari 2024 - 07:42 WIB
loading...
Pembangkangan Panembahan...
Panembahan Senopati menjadi raja pertama di Kesultanan Mataram Islam. Ia mewarisi ayahnya Ki Pamanahan, mengenai Alas Mentaok pemberian dari Sultan Hadiwijaya penguasa Pajang. Foto/Ist
A A A
Panembahan Senopati menjadi raja pertama di Kesultanan Mataram Islam. Ia mewarisi ayahnya Ki Pamanahan, mengenai Alas Mentaok pemberian dari Sultan Hadiwijaya penguasa Pajang. Menariknya lambat laun perkembangan Mataram yang pesat membuat akhirnya Panembahan Senopati tak lagi mau menghormati Pajang.

Perintah untuk menghadap ke Sultan Hadiwijaya usai satu tahun memimpin Mataram ditunjuk oleh penguasa Pajang, tidak ia hiraukan. Padahal secara wilayah Mataram merupakan daerah kekuasaan Kerajaan Pajang. Bahkan Panembahan Senopati membangun kekuatan militer di Mataram guna mengantisipasi serangan sewaktu-waktu dari Kerajaan Pajang.

Sang penguasa Pajang pun terpaksa mengirimkan utusan untuk menanyakan ke Senopati. Dua utusan itu yakni Ngabehi Wila Marta dan Ki Wuragil, yang datang ke wilayah Mataram untuk memenuhi permintaan Sultan Hadiwijaya.

Setibanya di Mataram, Senopati justru tak ada. Ia memang tengah berkunjung ke Lipura. Alhasil kedua utusan Pajang itu pun menyusul Panembahan Senopati ke Lipura. Dikutip dari "Tuah Bumi Mataram : Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II", mereka segera menyusul Senopati yang sedang berada di atas kudanya.

Baca Juga: Perang Saudara Terjadi di Mataram Pascawafatnya Panembahan Senopati

Ia tampak acuh ketika melihat kedatangan dua utusan dari Pajang itu. Sempat terjadi perdebatan antara ketiganya, bahkan Wuragil yang sempat mengajak Wila Marta turun dari kuda dilarangnya. Menurut Wila Marta, mereka jangan sampai turun dari kuda sebelum Senopati turun dari kudanya terlebih dahulu.

Setelah sempat terjadi perdebatan antara ketiganya. Akhirnya sang utusan itu menyampaikan pesan ke Senopati dari Sultan Hadiwijaya penguasa Pajang. Dimana sang Penguasa Pajang itu meminta Senopati untuk berhenti foya-foya, berhenti mengumbar hawa nafsu, makan-minum, mabuk-mabukan, dan bercukur rambut lalu sowan ke Pajang.

Mendengar pernyataan Wuragil itu, Senopati menimpalinya dengan angkuh, "Engkau lapor saja kepada Kang Sultan, saya diperintah berhenti makan-minum? Saya masih doyan. Saya disuruh potong rambut? Biarkan saja, rambut kan tumbuh sendiri, bagaimana harus membersihkan? Saya diperintah untuk sowan? Ya mau saja jika Sultan sudah sembuh dari kesukaannya mengganggu istri orang lain, sembuh dari kesukaan mengambil perawan dari abdinya. Begitu saja jawaban saya."

Hal itu menunjukkan bahwa Senopati benar- benar melakukan pembangkangan terhadap Pajang. Ia mulai berani melawan Sultan Pajang yang mana selain rajanya, juga merupakan ayah angkatnya sendiri. Namun kekurangajarannya Senopati itu tidak dilaporkan pada Sultan Hadiwijaya.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
BEM PTNU Gelar Mukernas...
BEM PTNU Gelar Mukernas 2025, Presidium Nasional Tekankan Kolaborasi Gerakan
Anomali Krida Toyota:...
Anomali Krida Toyota: Menyulap Dealer 6 Hektar Jadi Resor Otomotif dan Markas Balap Mandalika
Di Panggung FORNAS VIII,...
Di Panggung FORNAS VIII, NTB Dapat Sinyal Positif dari Menpora untuk PON 2028
Rekomendasi
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Berita Terkini
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Resmikan Penataan Jalan...
Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Pramono: Wajah Baru Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Infografis
Trump Tuntut Ukraina...
Trump Tuntut Ukraina Bayar Kembali Rp8.184 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved