KPPS Tak Datang, Puluhan Pasien dan Tenaga Kesehatan RSUD Natuna Gagal Nyoblos
Rabu, 14 Februari 2024 - 18:18 WIB
loading...
Humas RSUD Natuna, Harpen menjelaskan puluhan pasien dan tenaga kesehatan di RSUD Natuna, Kepulauan Riau kecewa karena mereka tidak dapat menggunakan hak suara pada Pemilu 2024 karena KPPS tidak datang, Rabu (14/2/2024). Foto/iNews TV/Alfie Al Rasyid
A
A
A
NATUNA - Puluhan pasien dan tenaga kesehatan di RSUD Natuna, Kepulauan Riau kecewa karena mereka tidak dapat menggunakan hak suara pada Pemilu 2024, Rabu (14/2/2024).
Kekecewaan ini muncul karena anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tidak datang ke rumah sakit tersebut hingga Rabu sore. Akibatnya mereka tidak dapat menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024.
Baca juga: Duka Pemilu 2024, Pemilih di Ogan Komering Ulu Meninggal setelah Pingsan saat Nyoblos
Para pasien dan petugas sebenarnya antusias untuk memberikan suara untuk calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres), calon anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan DPD RI.
Namun anggota KPPS yang seharusnya menangani proses pemungutan suara di rumah sakit tersebut tidak hadir sesuai jadwal.
Sebanyak 21 pasien di RSUD Kabupaten Natuna tidak dapat menggunakan hak pilih mereka, bersama dengan 23 tenaga kesehatan yang mengalami nasib serupa. Para pasien dan tenaga kesehatan ini berasal dari berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Natuna.
Kasubag Humas RSUD Natuna, Harpen menyatakan bahwa pihaknya sebelumnya telah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna.
Kekecewaan ini muncul karena anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tidak datang ke rumah sakit tersebut hingga Rabu sore. Akibatnya mereka tidak dapat menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024.
Baca juga: Duka Pemilu 2024, Pemilih di Ogan Komering Ulu Meninggal setelah Pingsan saat Nyoblos
Para pasien dan petugas sebenarnya antusias untuk memberikan suara untuk calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres), calon anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan DPD RI.
Namun anggota KPPS yang seharusnya menangani proses pemungutan suara di rumah sakit tersebut tidak hadir sesuai jadwal.
Sebanyak 21 pasien di RSUD Kabupaten Natuna tidak dapat menggunakan hak pilih mereka, bersama dengan 23 tenaga kesehatan yang mengalami nasib serupa. Para pasien dan tenaga kesehatan ini berasal dari berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Natuna.
Kasubag Humas RSUD Natuna, Harpen menyatakan bahwa pihaknya sebelumnya telah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna.
Lihat Juga :