Kronologi Tawuran Maut yang Tewaskan Satu Pelajar di Cipayung Depok

Senin, 12 Februari 2024 - 20:29 WIB
loading...
Kronologi Tawuran Maut...
Jenazah pelajar yang tewas tersabet senjata tajam dalam tawuran berdarah di Jalan Raya Cipayung, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (7/2/2024) pekan lalu. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Seorang pelajar berinisial CSP (15) tewas tersabet senjata tajam dalam tawuran berdarah di Jalan Raya Cipayung, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (7/2/2024) pekan lalu. Pelaku berinisial MZB (16) telah berhasil ditangkap di kawasan Sukmajaya, Kota Depok.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Arya Pradana menjelaskan kronologi tawuran. Awalnya pada Rabu (7/2/2024) pukul 12.30 WIB, MZB pulang sekolah mampir ke rumah H di Jalan Raden Saleh, Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok bersama D dan F menggunakan sepeda motor. Sekitar pukul 14.00 WIB, teman MZB bernama RG alias Ijal datang juga bersama F.

"Kemudian Ijal mengatakan kepada terlapor 'Nih ada lawan, lawannya MTD (Al-Muhtadin). Lalu terlapor menjawab 'Ya udah Jal berapa kepala?'. Maksud dari perkataan tersebut adalah berapa orang yang akan ikut tawuran. Ijal menjawab '3 kepala co'," kata Arya Pradana dalam keterangannya dikutip, Senin (12/2/2024).



Menurut Arya, RG alias Ijal juga merupakan admin dari akun Instagram @Perintis39Depok dan memancing untuk melakukan aksi tawuran. Saat itu, ada akun Instagram 'SMK297.CITAYAM dari sekolah Al Muhtadin memposting di story dengan kata-kata 'R untuk bes hitung kepala'. Maksud dari postingan tersebut adalah pancingan untuk melakukan tawuran. Karena melihat postingan tersebut, akhirnya Ijal merespons postingan tersebut lalu mengajak MZB dan teman-temannya tawuran di Jalan Raya Cipayung, Pancoran Mas, Kota Depok.

MZB bersama teman-temannya lalu berangkat dari Jalan Raden Saleh, Sukmajaya, Kota Depok menuju TKP dengan mengendarai sepeda motor matik warna hitam No Pol B 6288 EYO sambil membawa celurit yang disembunyikan di bagian paha dan betis. Dalam perjalanan menuju ke lokasi, rombongan MZB mampir ke Kampung Serab menemui HF yang selanjutnya bersama-sama menuju TKP.

"Setibanya di TKP terlihat dari kejauhan kelompok dari sekolah SMK Al-Muhtadin sudah siap, sehingga terlapor dan H turun dari sepeda motor dan langsung maju menantang korban CSP untuk berduel sama-sama menggunakan sajam. Akhirnya terjadilah tawuran, dengan cara terlapor mengayunkan celurit ke arah bahu, ke arah perut serta ke bagian badan korban, setelah itu membubarkan diri dari TKP," kata Arya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendukbangga Terus...
Kemendukbangga Terus Upaya Cegah Tawuran, Libatkan Keluarga hingga Komunitas
Lawan Oknum? Petugas...
Lawan Oknum? Petugas Damkar Depok Ngaku Diteror Usai Konten Fungsi Helm
Penangkapan Ketua PN...
Penangkapan Ketua PN Depok oleh KPK Bukti Sistem Hukum Masih Lemah
Rekomendasi
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved