Gelar Aksi di Monas, Ratusan Perempuan Tolak Penyalahgunaan Kekuasaan

Jum'at, 09 Februari 2024 - 18:13 WIB
loading...
Gelar Aksi di Monas,...
Ratusan orang yang tergabung dalam Koalisi Perempuan Penyelamat Demokrasi dan HAM menyelenggarakan Mimbar Demokrasi Perempuan di depan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (9/2/2024). Foto/Widya
A A A
JAKARTA - Ratusan orang yang tergabung dalam Koalisi Perempuan Penyelamat Demokrasi dan HAM menyelenggarakan Mimbar Demokrasi Perempuan di depan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (9/2/2024). Mereka mengenakan baju bernuansa ungu sebagai simbol perjuangan para perempuan menolak penyalahgunaan kekuasaan.

Mimbar Demokrasi Perempuan diisi dengan pembacaan orasi, puisi, dan lagu yang terkait kondisi demokrasi yang sangat buruk saat ini. "Kami akan terus bersuara, tidak akan berhenti untuk memberitahu Jokowi berhenti melakukan cawe-cawe pada Pemilu 2024 ," kata Mike Verawati, anggota dari Koalisi Perempuan Penyelamat Demokrasi dan HAM.

Dia menyayangkan sikap Presiden Jokowi yang justru dinilai terang-terangan melakukan pelanggaran. Terutama terkait pernyataan bahwa presiden boleh memihak dan menjadi juru kampanye.

Selain itu, menurutnya, apa yang dilakukan Jokowi tidak sesuai dengan Nawacita, yaitu pemerintah yang berjanji untuk tidak absen dan akan memberikan prioritas pada upaya memulikan kepercayaan publik pada institusi-institusi demokrasi dengan melanjutkan konsolidasi demokrasi melalui reformasi sistem kepartaian, pemilu, dan lembaga perwakilan.

Presiden Jokowi juga dinilai telah meninggalkan nilai-nilai demokrasi berperspektif perempuan. Suara perempuan yang kritis terhadap sikap presiden tidak dianggap penting.

"Kritik dari universitas-universitas dan organisasi masyarakat sipil termasuk perempuan diabaikan. Pemilu hanya digunakan sebagai alat kontestasi, perempuan jadi penonton ketidakadilan dan keserakahan," katanya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Rekomendasi
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Berita Terkini
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved