Aktivitas Vulkanik Lewotobi Laki-laki Menurun, 1 Kali Letusan dan 13 Kali Guguran Selama 12 Jam
Jum'at, 09 Februari 2024 - 17:58 WIB
loading...
Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai berkurang, Jumat (9/2/2024) hari ini. Foto/PGA Lewotobi Laki-laki
A
A
A
FLORES TIMUR - Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai berkurang pada Jumat (9/2/2024). Status aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki pada Level III atau Siaga, dari posisi sebelumnya Awas (Level IV).
Pantauan pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, tercatat cuma 1 kali gempa letusan, 7 kali gempa guguran dan 7 frekuensi rendah, selama periode pukul 00.00-06.00 WITA.
Penampakan gunung secara visual jelas hingga berkabut 0-II. Asap kawah tidak teramati dan aliran lava tampak mengarah ke Timur Laut sejauh 4,1 kilometer dari pusat erupsi.
Baca juga; Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Pemda Diminta Relokasi Warga Terdampak Terparah
Pada pukul 06.00-12.00 WITA, gunung setinggi 1.584 meter dpl tersebut hanya mengalami 6 kali gempa guguran, 4 kali frekuensi rendah, dan hybrid atau fase banyak 1 kali.
Secara visual, gunung jelas hingga berkabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang, tinggi 20-50 meter di atas puncak kawah.
Kepala PGA Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro mengatakan, pihaknya mengimbau masyarakat tetap mengikuti rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Pantauan pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, tercatat cuma 1 kali gempa letusan, 7 kali gempa guguran dan 7 frekuensi rendah, selama periode pukul 00.00-06.00 WITA.
Penampakan gunung secara visual jelas hingga berkabut 0-II. Asap kawah tidak teramati dan aliran lava tampak mengarah ke Timur Laut sejauh 4,1 kilometer dari pusat erupsi.
Baca juga; Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Pemda Diminta Relokasi Warga Terdampak Terparah
Pada pukul 06.00-12.00 WITA, gunung setinggi 1.584 meter dpl tersebut hanya mengalami 6 kali gempa guguran, 4 kali frekuensi rendah, dan hybrid atau fase banyak 1 kali.
Secara visual, gunung jelas hingga berkabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang, tinggi 20-50 meter di atas puncak kawah.
Kepala PGA Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro mengatakan, pihaknya mengimbau masyarakat tetap mengikuti rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Lihat Juga :