Ajak Warga Nyoblos 14 Februari, Caleg Ivanhoe: TPS Rawan Kecurangan
Kamis, 08 Februari 2024 - 15:50 WIB
loading...
Caleg DPRD Dapil V DKI Jakarta, Ivanhoe Semen mengatakan masyarakat jangan mudah tergoda bujuk rayu pihak-pihak yang meminta untuk memilih salah satu calon di Pemilu 2024. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pemilu 2024 hanya tinggal menghitung hari. Masyarakat diajak untuk menggunakan hak suaranya pada 14 Februari 2024 mendatang. Sehingga meminimalisir kecurangan yang mungkin terjadi pada pesta demokrasi.
Caleg DPRD Dapil V DKI Jakarta, Ivanhoe Semen mengatakan masyarakat jangan mudah tergoda bujuk rayu pihak-pihak yang meminta untuk memilih salah satu calon di Pemilu 2024. Dia meminta masyarakat menggunakan hati nurani dalam memilih calon pemimpin dan perwakilan di daerah.
Baca juga: Forum Alumni Perguruan Tinggi Ingatkan TNI, Polri, dan ASN Netral di Pemilu 2024
“Karena muara dari segala perjuangan kampanye, sosialisasi di beberapa bulan yang lalu itu muaranya ujungnya adalah di TPS pada saat Pemilu tanggal 14 Februari 2004 yang akan datang,” ujarnya di Jakarta, Kamis (8/2/2024).
Ivanhoe mengajak masyarakat untuk menggunakan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS), jangan golongan putih (Golput). Jika kertas suara tidak digunakan, maka ini membuka peluang bagi pihak berkepentingan untuk melakukan kecurangan.
Caleg DPRD Dapil V DKI Jakarta, Ivanhoe Semen mengatakan masyarakat jangan mudah tergoda bujuk rayu pihak-pihak yang meminta untuk memilih salah satu calon di Pemilu 2024. Dia meminta masyarakat menggunakan hati nurani dalam memilih calon pemimpin dan perwakilan di daerah.
Baca juga: Forum Alumni Perguruan Tinggi Ingatkan TNI, Polri, dan ASN Netral di Pemilu 2024
“Karena muara dari segala perjuangan kampanye, sosialisasi di beberapa bulan yang lalu itu muaranya ujungnya adalah di TPS pada saat Pemilu tanggal 14 Februari 2004 yang akan datang,” ujarnya di Jakarta, Kamis (8/2/2024).
Ivanhoe mengajak masyarakat untuk menggunakan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS), jangan golongan putih (Golput). Jika kertas suara tidak digunakan, maka ini membuka peluang bagi pihak berkepentingan untuk melakukan kecurangan.
Lihat Juga :