2029, Pemerintah Targetkan Jumlah Pergerakan dengan Angkutan Umum Capai 60%

Rabu, 12 Agustus 2020 - 23:31 WIB
loading...
2029, Pemerintah Targetkan...
Pemerintah menargetkan pada 2029 jumlah pergerakan orang dengan moda angkutan umum perkotaan harus mencapai 60%. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah menargetkan pada 2029 jumlah pergerakan orang dengan moda angkutan umum perkotaan harus mencapai 60%. Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono mengatakan, hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden RI No 55/2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek.

"Salah satu Sasaran dan Kebijakan (Indikator Kinerja Utama/IKU) Transportasi Perkotaan di Wilayah Jabodetabek adalah pergerakan orang dengan menggunakan angkutan umum perkotaan (modal share) pada 2029 harus mencapai 60% dari total pergerakan. Saat ini hasil evaluasi IKU BPTJ pada 2019, baru mencapai 34% dari total pergerakan," katanya saat Diskusi Virtual Pengembangan Angkutan Umum Perkotaan di Jabodetabek, Rabu (12/8/2020).

Djoko Sosono, yang mewakili Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, menjelaskan, kebutuhan transportasi publik di Jabodetabek pada dasarnya relatif tinggi. Oleh karena itu, Djoko memastikan Kementerian Perhubungan akan terus berupaya maksimal agar target ini dapat tercapai. (Baca juga; Pemberlakuan Satu Arah di Jalan Dr Sumarno Cakung Efektif Urai Kemacetan )

"Dari hasil Survei Komuter Jabodetabek 2019 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa dari 29 juta penduduk Jabodetabek yang berumur 5 tahun ke atas, sekitar 11% merupakan penduduk komuter. Jadi orang dengan kebutuhan akan pelayanan transportasi publik tergolong cukup tinggi," lanjutnya.

Djoko mengakui, pandemi COVID-19 saat ini banyak memberikan dampak ke berbagai sendi kehidupan termasuk sektor transportasi. Menurut Djoko ini menjadi tantangan tersendiri bagi dunia transportasi untuk dapat beradaptasi melalui tatanan normal baru. (Baca juga; Aktivitas Perkantoran Menjadi Indikator Evaluasi Sistem Ganjil Genap )

Djoko juga berharap diskusi ini dapat meningkatkan respons masyarakat dan pelaku usaha, serta jajaran pemangku kebijakan di pusat maupun daerah di wilayah Jabodetabek, menggairahkan kembali peran transportasi perkotaan menyongsong tatanan normal baru.

Turut hadir pada diskusi virtual ini yaitu Kepala BPTJ Polana B Pramesti, pengamat kebijakan publik Agus Pambagio, pengamat transportasi Djoko Setijowarno, Atase Perhubungan Amerika Hananto Prakoso, Atase Perhubungan Jepang Syamsu Rizal, Sekjen DPP Organda Ateng Aryono, Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia Hari Ganie, dan sejumlah narasumber penting lainnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi DJKA, KPK Telusuri Penyerahan Fee ke Pihak Kemenhub
Eks Staf Ahli Menhub...
Eks Staf Ahli Menhub Kembalikan Uang ke KPK, Pemeriksaan Kedua Budi Karya Masih Terbuka
Rekomendasi
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
Meritokrasi di TNI,...
Meritokrasi di TNI, Kapuspen: Jabatan Tak Ditentukan seperti Urut Kacang Tapi Kompetensi
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Berita Terkini
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved