Caleg Perindo Nia Sita Akan Terus Kampanyekan Ganjar-Mahfud
Senin, 05 Februari 2024 - 17:59 WIB
loading...
A
A
A
Adapun pakaian yang dikenakan Ganjar-Mahfud pada debat Pilpres 2024 itu merupakan produk UMKM lokal. Ganjar-Mahfud sangat peduli dengan kemajuan UMKM lokal. Apalagi, produk UMKM lokal sejatinya sangat keren dan tak kalah bersaing dengan brand-brand lainnya.
Sama halnya dengan Partai Perindo, partai yang dikenal sebagai partai modern yang peduli rakyat kecil, gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja dan Indonesia sejahtera itu juga sangat konsen dengan kemajuan UMKM di Indonesia. Bahkan, salah satu program unggulan Partai Perindo pun berkaitan dengan UMKM, salah satunya Gerobak Perindo.
Nia berpendapat, melalui debat kelima kemarin, masyarakat bisa menilai siapa sosok calon pemimpin yang lebih menguasai materi debat, yakni Ganjar Pranowo. Pasalnya, capres yang diusung Partai Perindo itu memahami persoalan-persoalan yang dihadapi Indonesia.
"Materi debatnya sangat bagus, sangat berisi dibandingkan paslon lainnya, apa yang didebatkan semalam itu apa yang nanti akan dilakukan oleh Pak Ganjar dan Prof Mahfud. Adanya debat masyarakat jadi paham dan jadi melihat sebenarnya, yang mana lebih berisi atau mana lebih menguasai materi dan permasalahan di Indonesia," tuturnya.
Sama halnya dengan Partai Perindo, partai yang dikenal sebagai partai modern yang peduli rakyat kecil, gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja dan Indonesia sejahtera itu juga sangat konsen dengan kemajuan UMKM di Indonesia. Bahkan, salah satu program unggulan Partai Perindo pun berkaitan dengan UMKM, salah satunya Gerobak Perindo.
Nia berpendapat, melalui debat kelima kemarin, masyarakat bisa menilai siapa sosok calon pemimpin yang lebih menguasai materi debat, yakni Ganjar Pranowo. Pasalnya, capres yang diusung Partai Perindo itu memahami persoalan-persoalan yang dihadapi Indonesia.
"Materi debatnya sangat bagus, sangat berisi dibandingkan paslon lainnya, apa yang didebatkan semalam itu apa yang nanti akan dilakukan oleh Pak Ganjar dan Prof Mahfud. Adanya debat masyarakat jadi paham dan jadi melihat sebenarnya, yang mana lebih berisi atau mana lebih menguasai materi dan permasalahan di Indonesia," tuturnya.
(rca)
Lihat Juga :