Silaturahmi Kebangsaan dengan PHDI, Cipayung Plus Ingin Pemilu 2024 Berlangsung Damai
Rabu, 31 Januari 2024 - 18:40 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi di tahun pemilu seperti sekarang, kata dia, penting sesama anak bangsa menjaga persatuan dan kesatuan. Wisnu pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memilih pemimpin yang masing-masing mereka yakini terbaik.
"Tahun ini kita akan memilih pemimpin, leader, sekaligus manajer. Bukan dealer, itu kita garis bawahi. Kita bersama-sama ingin menegakkan kebenaran, kejujuran. Karena karakter dasar itu jujur dan disiplin, jaga nama baik," lanjut Wisnu.
Mantan Danjen Kopassus itu mengajak bangsa Indonesia untuk mengamalkan kembali nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh tokoh bangsa, seperti yang disampaikan Ki Hajar Dewantara.
"Kita ingat pitutur Ki Hajar Dewantara, Tata, Tentrem, Kerta Rahardja. Tata diri sendiri, tata di RT/RW, tata sampai tata negara kita jadi bagus. Tenteram, aman dan nyaman, ini safety and security first. Kemudian kerta rahardja, kerja ikhlas, tulus, cerdas dan seterusnya, ujung-ujungnya gotong-royong, ndak bisa kerja sendiri," papar Wisnu.
"Dan terakhir, kalau sudah berhasil jangan lupa berbagi, jangan kacang lupa kulit," ucap Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu.
"Tahun ini kita akan memilih pemimpin, leader, sekaligus manajer. Bukan dealer, itu kita garis bawahi. Kita bersama-sama ingin menegakkan kebenaran, kejujuran. Karena karakter dasar itu jujur dan disiplin, jaga nama baik," lanjut Wisnu.
Mantan Danjen Kopassus itu mengajak bangsa Indonesia untuk mengamalkan kembali nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh tokoh bangsa, seperti yang disampaikan Ki Hajar Dewantara.
"Kita ingat pitutur Ki Hajar Dewantara, Tata, Tentrem, Kerta Rahardja. Tata diri sendiri, tata di RT/RW, tata sampai tata negara kita jadi bagus. Tenteram, aman dan nyaman, ini safety and security first. Kemudian kerta rahardja, kerja ikhlas, tulus, cerdas dan seterusnya, ujung-ujungnya gotong-royong, ndak bisa kerja sendiri," papar Wisnu.
"Dan terakhir, kalau sudah berhasil jangan lupa berbagi, jangan kacang lupa kulit," ucap Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu.
(cip)
Lihat Juga :