Warga Mulai Mengais Puing Bangunan di Lokasi Amukan si Jago Merah
Rabu, 12 Agustus 2020 - 13:43 WIB
loading...
Warga tengah mengais puing dari sisa-sisa material kebakaran yang masih bisa dimanfaatkan kembali. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Ratusan bangunan terdiri dari kios dan rumah terbakar hebat saat si jago merah mengamuk di kawasan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Selasa 11 Agustus 2020 malam. Usai kebakaran, sejumlah warga mulai memulung sejumlah barang di puing-puing bangunan yang terbakar.
Pantauan di lokasipukul 10.00WIB, warga terlihat sedang mengais sisa puing kebakaran dari rumah mereka. Lokasi kebakaran ini hanya berjarak sekitar 50 meter dari Stasiun Duri. (Baca juga: Rumah Terbakar, Ratusan Warga Tambora Mengungsi )
Dengan membawa karung, mereka mulai memunguti beberapa benda berharga. Beberapa kayu yang tak terbakar mulai dikumpulkan dan ditumpuk dekat lokasi kebakaran. “Lumayan mas untuk bangun lagi,” kata Tato (37), warga sekitar lokasi kepada wartawan, Kamis (12/8/2020).
Tato tak menyangka kebakaran hebat melanda kawasannya semalam tadi. Ia mengakui kala itu dirinya baru mau tidur, dengan sigap, ia kemudian menyelamatkan anak istrinya. Surat-surat berharga harus rela terbakar.
Lurah Duri Selatan, M. Ghufri menerangkan, berdasarkan data sementara ada 113 rumah di tiga RT yang terbakar dan puluhan kios di Pasar Pos Duri yang berada berhimpitan dengan permukiman padat penduduk itu. (Baca juga: Ungsikan Korban Kebakaran, Jalan Tanah Sereal Ditutup )
Pantauan di lokasipukul 10.00WIB, warga terlihat sedang mengais sisa puing kebakaran dari rumah mereka. Lokasi kebakaran ini hanya berjarak sekitar 50 meter dari Stasiun Duri. (Baca juga: Rumah Terbakar, Ratusan Warga Tambora Mengungsi )
Dengan membawa karung, mereka mulai memunguti beberapa benda berharga. Beberapa kayu yang tak terbakar mulai dikumpulkan dan ditumpuk dekat lokasi kebakaran. “Lumayan mas untuk bangun lagi,” kata Tato (37), warga sekitar lokasi kepada wartawan, Kamis (12/8/2020).
Tato tak menyangka kebakaran hebat melanda kawasannya semalam tadi. Ia mengakui kala itu dirinya baru mau tidur, dengan sigap, ia kemudian menyelamatkan anak istrinya. Surat-surat berharga harus rela terbakar.
Lurah Duri Selatan, M. Ghufri menerangkan, berdasarkan data sementara ada 113 rumah di tiga RT yang terbakar dan puluhan kios di Pasar Pos Duri yang berada berhimpitan dengan permukiman padat penduduk itu. (Baca juga: Ungsikan Korban Kebakaran, Jalan Tanah Sereal Ditutup )
Lihat Juga :