5 Daftar Raja Kerajaan Demak dari Awal hingga Keruntuhannya

Jum'at, 26 Januari 2024 - 08:43 WIB
loading...
5 Daftar Raja Kerajaan...
Raden Patah merupakan salah satu raja Kerajaan Demak yang juga berstatus sebagai pendiri kerajaan. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
Ini daftar raja Kerajaan Demak yang bisa diketahui. Salah satunya adalah Raden Patah yang juga berstatus sebagai pendiri kerajaan.

Kerajaan Demak menjadi kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Keberadaannya sendiri diperkirakan muncul sekitar abad ke-15.

Pada riwayatnya, eksistensi Demak sebagai sebuah kerajaan ditandai dengan runtuhnya Majapahit. Sebagai informasi, dulunya wilayah Demak memang sempat menjadi salah satu bagian dari Kerajaan Majapahit.

Pendiri Kerajaan Demak adalah Raden Patah. Sementara masa kejayaannya terjadi ketika era pemerintahan Sultan Trenggono (1521-1546).

Baca Juga: Sejarah Raden Patah, Pendiri Kesultanan Demak Abad ke-15

Sepanjang keberadaannya, Kerajaan Demak telah dipimpin beberapa penguasa yang berbeda. Berikut daftarnya yang bisa disimak.

Daftar Raja Kerajaan Demak

1. Raden Patah

Sedikit dijelaskan di atas, Raden Patah adalah pendiri sekaligus raja pertama dari Kerajaan Demak. Ia berkuasa sekitar tahun 1500-1518.

Mengutip Repository Kemdikbud, Kamis (25/1/2024), Raden Patah diketahui sebagai salah satu keturunan Brawijaya V, mantan Raja Majapahit. Saat memimpin Demak, ia banyak mendapat dukungan dari tokoh-tokoh Muslim yang lebih dikenal dengan sebutan Wali Songo.

Selama era kepemimpinannya, Demak telah menjelma sebagai pusat penyebaran agama Islam. Selain itu, wilayah kekuasaannya meliputi beberapa daerah seperti Jepara, Tuban,
Sedayu, Palembang, dan sejumlah kawasan lain di Kalimantan.

Pada masa Raden Patah juga, dibangun Masjid Agung Demak yang dibantu para
wali dan sunan. Setelah wafat pada 1518, penggantinya sebagai Raja Demak adalah Pati Unus.

2. Pati Unus

Pati Unus adalah putra Raden Patah. Pemilik julukan Pangeran Sabrang Lor ini melanjutkan perjuangan yang sudah dibangun sang Ayah melalui Kerajaan Demak.

Masa pemerintahan Pati Unus memang tidak begitu lama. Namun, namanya telah dikenal sebagai sosok pemberani, termasuk ketika memutuskan menyerbu markas Portugis di semenanjung Malaka.

Pati Unus meninggal dunia pada 1521. Setelah itu, posisinya sebagai Raja Demak digantikan Pangeran Trenggono.

3. Sultan Trenggono

Era kejayaan Kerajaan Demak terjadi pada masa pemerintahan Sultan Trenggono. Ia merupakan adik dari Pati Unus yang didaulat sebagai Raja Demak berikutnya.

Ada beberapa bukti masa kejayaan yang dibawa Sultan Trenggono untuk Demak. Salah satunya adalah perluasan wilayah yang dikuasai hingga mencakup seperti Banten, Sunda Kelapa, dan Cirebon.

Selain itu, Sultan Trenggono juga banyak berkontribusi bagi penyebaran Islam di Tanah Jawa. Ia wafat saat memimpin penyerbuan pasukan Demak ke Pasuruan pada 1546.

4. Sunan Prawoto

Sejak kehilangan Sultan Trenggono, Kerajaan Demak menjadi sedikit kacau karena terjadi perebutan kekuasaan. Pada akhirnya, Sunan Prawoto naik tahta untuk menjadi Raja Demak.

Masa pemerintahan Sunan Prawoto juga tidak terlalu lama. Hal ini terjadi karena pergolakan di internal Kerajaan Demak masih berlangsung.

Pada akhir hidupnya, Sunan Prawoto dibunuh. Pembunuhan ini konon melibatkan Adipati Arya Penangsang.

5. Arya Penangsang

Setelah Sunan Prawoto tewas, Kerajaan Demak jatuh ke tangan Arya Penangsang. Namun, ia juga tidak berkuasa dalam waktu lama.

Kendati dikenal sebagai sosok sakti mandraguna, Arya Penangsang berhasil dikalahkan oleh Sultan Hadiwijaya alias Jaka Tingkir. Selepas peristiwa ini, Hadiwijaya mendirikan Kerajaan Pajang dan menandai akhir dari Kerajaan Demak.

Demikianlah ulasan mengenai daftar raja Kerajaan Demak yang bisa diketahui. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Tanggul Grobogan dan...
Tanggul Grobogan dan Demak Jebol, Banjir Kepung Jawa Tengah
Pakar Hidrologi Buka...
Pakar Hidrologi Buka Suara Terkait Cuaca Ekstrem Melanda Jawa
Rekomendasi
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Kemendikdasmen Alihkan...
Kemendikdasmen Alihkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Fokus Perkuat Peran UNESCO
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved