Jokowi Sebut Presiden Boleh Kampanye, Presma Unpad: Kalimat Sensitif dan Sangat Berbahaya
Rabu, 24 Januari 2024 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Haikal, seharusnya Jokowi bisa lebih bijaksana dan beretika dalam menyampaikan statemen di muka publik. “Karena kalimat yang dikeluarkan itu adalah kalimat yang sensitif dan sangat berbahaya bila direspon oleh publik," ungkapnya.
Haikal pun berharap, apa yang telah dilontarkan oleh Jokowi tidak membuat kondisi politik semakin memanas. Ditambah lagi, keberpihakan presiden itu juga bisa jadi akan berpengaruh dalam kontestasi pilpres dan pilkada.
Baca juga; Didampingi Prabowo, Jokowi: Presiden Itu Boleh Kampanye dan Memihak
"Itu sangat disayangkan bagi kami, bagi saya pribadi, ucapan itu keluar dan seharusnya ucapan itu tidak keluar dari Presiden," imbuhnya.
Di sisi lain, Haikal juga mengkritisi pernyataan Jokowi terkait dengan diperbolehkannya pajabat publik berkampanye namun tidak memakai fasilitas negara. Menurut Haikal, hal ini juga merupakan tindakan yang konyol.
"Saya sih tidak mau bersuudzan atau bagaimana, karena ini sih sebuah hal yang konyol saja," ujarnya.
Haikal pun berharap, apa yang telah dilontarkan oleh Jokowi tidak membuat kondisi politik semakin memanas. Ditambah lagi, keberpihakan presiden itu juga bisa jadi akan berpengaruh dalam kontestasi pilpres dan pilkada.
Baca juga; Didampingi Prabowo, Jokowi: Presiden Itu Boleh Kampanye dan Memihak
"Itu sangat disayangkan bagi kami, bagi saya pribadi, ucapan itu keluar dan seharusnya ucapan itu tidak keluar dari Presiden," imbuhnya.
Di sisi lain, Haikal juga mengkritisi pernyataan Jokowi terkait dengan diperbolehkannya pajabat publik berkampanye namun tidak memakai fasilitas negara. Menurut Haikal, hal ini juga merupakan tindakan yang konyol.
"Saya sih tidak mau bersuudzan atau bagaimana, karena ini sih sebuah hal yang konyol saja," ujarnya.
Lihat Juga :