Selalu Ramai Dikunjungi, Warga Pondok Kelapa Bakal Tambah Tenda Internet Gratis
Rabu, 12 Agustus 2020 - 03:40 WIB
loading...
Tenda Internet Gratis di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Foto: SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A
A
A
JAKARTA - Tenda internet gratis yang didirikan warga Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, selalu ramai anak-anak untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal itu membuat pengurus RT 13/02 berencana menambah satu unit WiFi agar kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa berjalan lancar.
Ketua RT 13 Agus Sugianto mengatakan, melihat antusias anak-anak dalam belajar kemungkinan tenda internet gratis akan ditambah. (Baca: Bantu Pelajar Kurang Mampu, Warga Pondok Kelapa Dirikan Tenda Internet Gratis)
"Kapasitas tenda muat 30 anak, tapi kalau dibutuhkan akan kita tambah kursi dan tendanya. Untuk WiFi juga akan kita tambah satu lagi," kata Agus di Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2020).
Sejak dibukanya tenda internet gratis pada awal Juli lalu, pelajar di lingkungan sekitar selalu datang ke tenda itu dan sesekali ditemani orang tua mereka. Sambil membawa gadget, peserta didik tampak serius mengikuti pembelajaran jarak jauh.
"Mayoritas anak pembantu rumah tangga yang orang tuanya bekerja di sini. Anak-anak dari luar RT 13 juga ada yang datang. Semua kita terima, enggak harus warga sini," ujarnya.
Tenda internet grtais itu sengaja disediakan untuk memfasilitasi keperluan seleuruh pelajar mulai dari tingkat SD hingga mereka yang duduk di bangku perkuliahan. (Baca juga: Begini Cara Guru Cantik di Madiun Mengajar Murid yang Tak Memiliki Handphone)
Ketua RT 13 Agus Sugianto mengatakan, melihat antusias anak-anak dalam belajar kemungkinan tenda internet gratis akan ditambah. (Baca: Bantu Pelajar Kurang Mampu, Warga Pondok Kelapa Dirikan Tenda Internet Gratis)
"Kapasitas tenda muat 30 anak, tapi kalau dibutuhkan akan kita tambah kursi dan tendanya. Untuk WiFi juga akan kita tambah satu lagi," kata Agus di Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2020).
Sejak dibukanya tenda internet gratis pada awal Juli lalu, pelajar di lingkungan sekitar selalu datang ke tenda itu dan sesekali ditemani orang tua mereka. Sambil membawa gadget, peserta didik tampak serius mengikuti pembelajaran jarak jauh.
"Mayoritas anak pembantu rumah tangga yang orang tuanya bekerja di sini. Anak-anak dari luar RT 13 juga ada yang datang. Semua kita terima, enggak harus warga sini," ujarnya.
Tenda internet grtais itu sengaja disediakan untuk memfasilitasi keperluan seleuruh pelajar mulai dari tingkat SD hingga mereka yang duduk di bangku perkuliahan. (Baca juga: Begini Cara Guru Cantik di Madiun Mengajar Murid yang Tak Memiliki Handphone)
Lihat Juga :