alexametrics

Kisah Anak Dihukum Mandi Oli Karena Dituduh Mencuri Onderdil Motor di Sleman

loading...
Kisah Anak Dihukum Mandi Oli Karena Dituduh Mencuri Onderdil Motor di Sleman
ALD (kiri) saat diminta keterangan petugas unit PPA Polres Sleman di ruang PPA Polres Sleman, Selasa (1/5/2018). Foto Ist
A+ A-
SLEMAN - ALD (14) bocah yang disuruh mandi oli bekas karena dituduh mencuri pedal persneling motor di sebuah bengkel motor di Dusun Sangurejo, Desa  Wonokerto, Kecamatan Turi, Sleman, diperiksa petugas unit PPA Polres Sleman di Mapolres Sleman, Selasa (1/5/2018).

Petugas memeriksa ALD warga Bayeman, Bangungkerto, Turi, Sleman, di ruang unit  perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polres Sleman, Selasa (1/5/2018), setelah video bocah tersebut mandi oli viral di medsos.



ALD datang ke Polres Sleman didampingi pamannya Sunardi (40) dan dua pemuda perwakilan karang taruna dusun setempat.  Hanya saja untuk pemeriksaan tersebut petugas
belum bisa memberikan keterangan.

Paman ALD, Sunardi mengatakan, pemeriksaan ini merupakan lanjutan proses pemeriksaan sebelumnya. Sebab petugas sudah datang di rumah ALD, Senin 30 April 2018.  Namun karena sudah malam, diminta datang ke Polres, Selasa (1/5/2018).

“Kedatangan ke Polres ini untuk memenuhi  panggilan, katanya mau dimintai  keterangan," kata Sunardi.

Pemuda Karangtaruna Bayeman, Azi Solihin mengatakan, sebenarnya setelah peristiwa itu, keluarga ALD sudah menemui pemilik bengkel dan minta maaf atas tindakan ALD yang mengambil onderdil.

Pemilik bengkel pun memaafkan, termasuk juga minta maaf telah menghukumnya mandi oli. Sehingga permasalahan dianggap sudah selesai. “Meski begitu tetap akan mengikuti proses  hukum yang berlaku,” kata Solihin.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak