Gara-gara Bendera Partai di Flyover Mampang Jakarta Selatan, Pasutri Lansia Luka-luka
Rabu, 17 Januari 2024 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A
Kapolsek Mampang Kompol David Kanitero mengatakan, pasutri yang terlibat kecelakaan itu bernama M Salim dan Oon. Keduanya merupakan warga Petamburan, Jakarta Barat.
Kedua korban pun saat ini tengah menjalani perawatan medis atas lukanya itu di rumah sakit. "Anggota Polsek sudah cek TKP dan cek korban di RSUD Mampang Prapatan, yang mana kedua korban mengalami luka, keduanya boncengan suami istri," ujarnya kepada wartawan, Rabu (17/1/2024).
Dia menuturkan, kedua korban mengalami luka lantaran terlibat kecelakaan yang diakibatkan bendera partai politik itu. Persoalan kecelakaan lalu lintas yang dialami pasangan suami istri tersebut saat ini ditangani oleh Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.
Dia menambahkan, berdasarkan hasil pengecekan polisi di lokasi kejadian, terdapat belasan alat peraga kampanye (APK) yang membahayakan pengguna jalanan. Maka itu, polisi berkoordinasi dengan Panwas Kecamatan Mampang dan Bawaslu Jakarta Selatan untuk bisa menertibkan bendera tersebut.
"Anggota Polsek Mampang yang di TKP melaporkan memang ada 12 bendera yang posisi tiangnya roboh dan membahayakan pengguna jalan," tuturnya.
Kedua korban pun saat ini tengah menjalani perawatan medis atas lukanya itu di rumah sakit. "Anggota Polsek sudah cek TKP dan cek korban di RSUD Mampang Prapatan, yang mana kedua korban mengalami luka, keduanya boncengan suami istri," ujarnya kepada wartawan, Rabu (17/1/2024).
Dia menuturkan, kedua korban mengalami luka lantaran terlibat kecelakaan yang diakibatkan bendera partai politik itu. Persoalan kecelakaan lalu lintas yang dialami pasangan suami istri tersebut saat ini ditangani oleh Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.
Dia menambahkan, berdasarkan hasil pengecekan polisi di lokasi kejadian, terdapat belasan alat peraga kampanye (APK) yang membahayakan pengguna jalanan. Maka itu, polisi berkoordinasi dengan Panwas Kecamatan Mampang dan Bawaslu Jakarta Selatan untuk bisa menertibkan bendera tersebut.
"Anggota Polsek Mampang yang di TKP melaporkan memang ada 12 bendera yang posisi tiangnya roboh dan membahayakan pengguna jalan," tuturnya.
(rca)
Lihat Juga :