TPT Longsor di Stasiun Maseng Dipastikan Tak Ganggu Rute Kereta Api Bogor-Sukabumi
Senin, 08 Januari 2024 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
Terpisah, Staf PT Ambria Rahma Putri Selaras (ARPS), Awaludin selaku kontraktor mengatakan bahwa perbaikan dari Tembok Penahan Tanah (TPT) yang longsor itu memakan waktu sekitar 3 bulan.
"Perkiraan perbaikan longsor butuh waktu sekitar tiga bulan, sudah termasuk perbaikan TPT dan bangunan hall stasiun. Selanjutnya tim teknis PT KAI akan turun melakukan kajian," ujar Awaludin.
Ia menambahkan, longsor yang terjadi di Stasiun Maseng tersebut akibat ruas jalan di dekat stasiun tersebut tidak memiliki saluran drainase. Sehingga, aliran air membanjiri TPT dan menyebabkan longsor.
"Seminggu ini curah hujan deras dan air melimpas ke Stasiun, karena sejak lama tidak ada drainase. Kami berencana membuat drainase tapi khawatir mengganggu warga dan keburu longsor," ungkapnya.
Sementara, lanjut Awaludin, longsoran tersebut setidaknya membuat TPT, hall dan peron Stasiun Maseng rusak dan perlu diperbaiki ulang.
"Perkiraan perbaikan longsor butuh waktu sekitar tiga bulan, sudah termasuk perbaikan TPT dan bangunan hall stasiun. Selanjutnya tim teknis PT KAI akan turun melakukan kajian," ujar Awaludin.
Ia menambahkan, longsor yang terjadi di Stasiun Maseng tersebut akibat ruas jalan di dekat stasiun tersebut tidak memiliki saluran drainase. Sehingga, aliran air membanjiri TPT dan menyebabkan longsor.
"Seminggu ini curah hujan deras dan air melimpas ke Stasiun, karena sejak lama tidak ada drainase. Kami berencana membuat drainase tapi khawatir mengganggu warga dan keburu longsor," ungkapnya.
Sementara, lanjut Awaludin, longsoran tersebut setidaknya membuat TPT, hall dan peron Stasiun Maseng rusak dan perlu diperbaiki ulang.
Lihat Juga :