Caleg Partai Perindo Djoni Toat Imbau Masyarakat Bandung dan Cimahi Waspadai Bencana Alam
Senin, 08 Januari 2024 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
"Kita bisa mencontoh Jepang yang sebelum terjadinya gempa, masyarakat sudah diberi 'warning' melalui ponsel. Akibatnya korban pun dengan gempa sebesar magnitudo 7,6 itu pun bisa diminimalisasi. Saya baca, korban meninggal dunia 67 orang," ujar Djoni Toat.
Menurut Djoni, Kota Bandung dan Cimahi pun sebenarnya peringatan dini bencana sangat mungkin dilakukan. Karena, Kota Bandung memiliki universitas-universitas teknologi kelas atas, baik negeri maupun swasta.
Baca juga: Djoni Toat Kunjungi Pasar Andir di Bandung, Iwan: Beliau Sering Bantu Pedagang
"Di Bandung misalnya ada ITB, Itenas, STT Mandala, dan lainnya. Di Cimahi, ada Unjani juga yang memiliki jurusan teknologi yang bisa mengembangkan alat-alat deteksi dini bencana," tuturnya.
Terkait penanganan bencana, kata Djoni, Kota Cimahi memang sudah memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kota Cimahi hanya memiliki 3 kecamatan sehingga penanganan bencana bisa lebih maksimal.
Berbeda dengan Kota Bandung, kata Djoni, instansi penanggulangan bencana masih bersatu dengan dinas pemadam kebakaran. Padahal seharusnya terpisah.
"Jika nanti saya terpilih, tentu saya akan dorong pemerintah setempat (Pemkot Bandung) membuat dinas baru yang khusus menangani dan mencegah bencana, seperti BPBD," ucap Djoni Toat.
Menurut Djoni, Kota Bandung dan Cimahi pun sebenarnya peringatan dini bencana sangat mungkin dilakukan. Karena, Kota Bandung memiliki universitas-universitas teknologi kelas atas, baik negeri maupun swasta.
Baca juga: Djoni Toat Kunjungi Pasar Andir di Bandung, Iwan: Beliau Sering Bantu Pedagang
"Di Bandung misalnya ada ITB, Itenas, STT Mandala, dan lainnya. Di Cimahi, ada Unjani juga yang memiliki jurusan teknologi yang bisa mengembangkan alat-alat deteksi dini bencana," tuturnya.
Terkait penanganan bencana, kata Djoni, Kota Cimahi memang sudah memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kota Cimahi hanya memiliki 3 kecamatan sehingga penanganan bencana bisa lebih maksimal.
Berbeda dengan Kota Bandung, kata Djoni, instansi penanggulangan bencana masih bersatu dengan dinas pemadam kebakaran. Padahal seharusnya terpisah.
"Jika nanti saya terpilih, tentu saya akan dorong pemerintah setempat (Pemkot Bandung) membuat dinas baru yang khusus menangani dan mencegah bencana, seperti BPBD," ucap Djoni Toat.
Lihat Juga :