Relawan Ganjar-Mahfud Bazar Beras Murah di Lombok Timur, Sasar Warga Prasejahtera
Jum'at, 05 Januari 2024 - 13:30 WIB
loading...
Relawan Ganjar-Mahfud NTB menggelar bazar beras murah di Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Kamis (4/1/2024). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
LOMBOK TIMUR - Relawan Ganjar-Mahfud Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar bazar beras murah di Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. Relawan pendukung paslon nomor urut 3 ini menyasar warga prasejahtera untuk menjadi penerima manfaat dalam kegiatan ini.
Salah satu relawan, Imam Fahrozi menjelaskan, pihaknya telah melakukan survei akan banyaknya warga prasejahtera di daerah Pringgasela. Sehingga pihaknya memutuskan menggelar bazar murah di wilayah tersebut.
"Kita sudah melakukan survei, khususnya di Pringgasela. Warga yang prasejahtera sangat banyak di sini. Jadi kami targetkan warga di sini," kata Imam, Kamis (4/1/2023). Baca juga: BAGAMA Kampanyekan Ganjar-Mahfud Lewat Pasar Murah di Tasikmalaya
Diharapkan, bantuan ini bisa meringankan beban ekonomi warga di tengah kelonjakan harga pangan. Warga dapat menghemat pengeluarannya dengan bazar beras murah ini.
"Goals-nya untuk menghemat uang warga di sini, sebenarnya mereka mengeluarkan uang Rp30.000, tapi hari ini mereka hanya mengeluarkan Rp10.000 untuk 2 kg beras," jelasnya.
Salah satu relawan, Imam Fahrozi menjelaskan, pihaknya telah melakukan survei akan banyaknya warga prasejahtera di daerah Pringgasela. Sehingga pihaknya memutuskan menggelar bazar murah di wilayah tersebut.
"Kita sudah melakukan survei, khususnya di Pringgasela. Warga yang prasejahtera sangat banyak di sini. Jadi kami targetkan warga di sini," kata Imam, Kamis (4/1/2023). Baca juga: BAGAMA Kampanyekan Ganjar-Mahfud Lewat Pasar Murah di Tasikmalaya
Diharapkan, bantuan ini bisa meringankan beban ekonomi warga di tengah kelonjakan harga pangan. Warga dapat menghemat pengeluarannya dengan bazar beras murah ini.
"Goals-nya untuk menghemat uang warga di sini, sebenarnya mereka mengeluarkan uang Rp30.000, tapi hari ini mereka hanya mengeluarkan Rp10.000 untuk 2 kg beras," jelasnya.
Lihat Juga :