Bundaran HI Penuh Sesak, Nyeberang dari Pos Polisi hingga Kempinski Butuh 40 Menit
Minggu, 31 Desember 2023 - 23:31 WIB
loading...
Kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat mulai disesaki ribuan orang dari Jabodetabek yang hendak merayakan malam pergantian tahun, Minggu (31/12/2023) malam. FOTO/MPI/ARI SANDITA
A
A
A
JAKARTA - Kawasan Bundaran HI , Jakarta Pusat mulai disesaki ribuan orang dari Jabodetabek yang hendak merayakan malam pergantian tahun, Minggu (31/12/2023) malam. Warga sampai berdesakan hanya untuk berada lebih dekat dengan air mancur Bundaran HI hingga terjadi cekcok mulut.
Berdasarkan pantauan pada Minggu (31/12/2023) malam pukul 22.00 WIB, pengunjung kawasan Bundaran HI sudah mulai membeludak. Warga tampak seperti semut yang menyesaki kawasan tersebut.
Untuk sekedar berjalan kaki dari Pos Polisi Bundaran HI menuju Hotel Kempinski hingga memakan waktu 40 menit lebih. Pasalnya, warga sudah mulai duduk-duduk di sekitar Air Mancur Bundaran HI dan trotoar jalanan.
Warga juga tak sedikit yang berdiri menonton di sekitaran Bundaran HI hingga membuat pejalan kaki sulit melintas. Alhasil, ruang untuk berjalan kaki pun tak ada hingga membuat warga harus berdesakan dahulu untuk bisa berjalan.
Tak sedikit warga yang terlibat cekcok mulut karena terjadi aksi saling dorong saat berjalan kaki. Meski begitu, tak sampai terjadi aksi saling jotos diantara warga.
"Woy jangan dorong-dorong dong, nggak bisa lewat ini," teriak bapak-bapak yang menggendong anaknya di lokasi saat berjalan.
Berdasarkan pantauan pada Minggu (31/12/2023) malam pukul 22.00 WIB, pengunjung kawasan Bundaran HI sudah mulai membeludak. Warga tampak seperti semut yang menyesaki kawasan tersebut.
Untuk sekedar berjalan kaki dari Pos Polisi Bundaran HI menuju Hotel Kempinski hingga memakan waktu 40 menit lebih. Pasalnya, warga sudah mulai duduk-duduk di sekitar Air Mancur Bundaran HI dan trotoar jalanan.
Warga juga tak sedikit yang berdiri menonton di sekitaran Bundaran HI hingga membuat pejalan kaki sulit melintas. Alhasil, ruang untuk berjalan kaki pun tak ada hingga membuat warga harus berdesakan dahulu untuk bisa berjalan.
Tak sedikit warga yang terlibat cekcok mulut karena terjadi aksi saling dorong saat berjalan kaki. Meski begitu, tak sampai terjadi aksi saling jotos diantara warga.
"Woy jangan dorong-dorong dong, nggak bisa lewat ini," teriak bapak-bapak yang menggendong anaknya di lokasi saat berjalan.
Lihat Juga :