Halaqah Kebangsaan, Ulama dan Kiai Jember Satukan Suara untuk Ganjar-Mahfud

Jum'at, 22 Desember 2023 - 11:30 WIB
loading...
Halaqah Kebangsaan,...
Ulama dan kiai Ahlussunnah Wal Jamaah Indonesia menggelar Halaqah Kebangsaan di Ponpes Al Falah, Karangharjo, Silo, Kabupaten Jember. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JEMBER - Merespons dinamika politik jelang Pilpres 2024 , ulama dan kiai Ahlussunnah Wal Jamaah Indonesia di Kabupaten Jember memandang perlu adanya Halaqah Kebangsaan sebagai wadah diskusi dan aspirasi. Fokus utama halaqah ini menentukan dukungan terhadap calon pemimpin yang dianggap paling sesuai untuk memimpin bangsa Indonesia di masa depan.

Kegiatan berlangsung di Ponpes Al Falah, Karangharjo, Silo, Kabupaten Jember. Dipimpin KH Abdul Muqiet Arief, tokoh berpengaruh dan pengasuh Ponpes Al Falah, pertemuan ini dihadiri 25 lembaga pesantren. Dalam halaqah tersebut muncul kesepakatan mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD . Baca juga: Debat Cawapres Digelar Malam Ini, Begini Formatnya

Ulama dan kiai secara bersama-sama menyelidiki rekam jejak dan integritas calon pemimpin. Mereka menyimpulkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD memiliki track record yang sangat baik dalam kepemimpinan, kebijakan yang inklusif, dan komitmen terhadap keberagaman.

"Kami sudah satu hati, sudah satu suara untuk mendampingi, mengantarkan Pak Ganjar-Mahfud nanti menjadi pemimpin pada suksesi nasional tahun 2024 nanti," kata KH Abdul Muqiet Arief, Kamis (21/12/2023).

Para ulama melihat pasangan calon nomor urut 3 tersebut dipilih berdasarkan pada pertimbangan rasional, dengan fokus pada rekam jejak, kejujuran, ketegasan, dan kesederhanaan. Ditekankan bahwa dukungan ini bukan semata-mata berdasarkan polling publik, melainkan evaluasi logis terhadap kemampuan dan karakter kandidat.

"Yang kami lihat bukan janji-janjinya yang dilakukan ke depan bukan, tetapi apa yang telah kami lihat dari track record-nya, karena kata teman-teman kalau cuma berjanji siapa saja bisa janji. Kami lebih melihat kepada rekam jejak di masa lalu dan kedua orang ini kok sepertinya pas," ujarnya.

Ulama dan kiai yang hadir pun menyatakan keyakinan pada Ganjar Pranowo-Mahfud MD serta menyoroti kemampuan teruji mereka di berbagai bidang legislatif, yudikatif, dan eksekutif. Bebas dari beban tuduhan korupsi masa lalu hingga rekam jejak positif, maka kedua kandidat inilah yang menjadi alasan utama dukungan bersama.

Kiai Yusuf Romdloni dari Banyuwangi menambahkan, Ganjar-Mahfud dianggap pasangan yang tepat untuk mewakili nasionalis dan religius. Track record Ganjar di Jawa Tengah juga menjadi pertimbangan positif. Baca juga: Sat Set Pangan Ala Ganjar, Pasokan Aman dan Bikin Harga Ringan di Kantong

Para kiai di Kabupaten Banyuwangi bersatu mendukung Ganjar-Mahfud sebagai pemimpin Indonesia 2024-2029. "Dari hasil diskusi tadi kita mengerucut bahwa sosok yang paling tepat untuk menjadi pemimpin di Indonesia yaitu Ganjar-Mahfud, di mana beliau berdua mewakili di kalangan nasionalis maupun dari kalangan religius," katanya.

Dukungan ini mencerminkan keyakinan kolektif bahwa kandidat yang didukung memiliki kualitas untuk memimpin Indonesia menuju masa depan yang ditandai oleh keadilan, integritas, dan kemakmuran. "Pak Ganjar memiliki track record yang cukup bagus khususnya di wilayah Jawa tengah. Kami mewakili para gus para kiai di Kabupaten Banyuwangi, siap untuk mendukung Pak Ganjar dan Pak Mahfud untuk menjadi pemimpin Indonesia 2024-2029," lanjutnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Istigasah Ulama di Ciamis...
Istigasah Ulama di Ciamis Soroti Tragedi KM 50
Perkuat Silaturahmi...
Perkuat Silaturahmi dengan Ulama, Kaesang Kunjungi Dua Pesantren di Pandeglang
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Rekomendasi
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Ditahan Curacao, Ekuador...
Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved