Nekat Mudik, Polisi Amankan Dua Kendaraan Travel Gelap di Bekasi

Kamis, 30 April 2020 - 16:00 WIB
loading...
Nekat Mudik, Polisi...
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.Foto/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan dua kendaraan travel yang nekat melanggar larangan mudik di kawasan Bekasi. Apalagi, pemilik travel mengiklankan ke media sosial Facebook bisa mengantarkan pemudik ke kampung halamannya tanpa izin.

"Semalam kita berhasil mengamankan dua kendaraan travel di Pos PAM Kedung Waringin (Bekasi), yang mana mereka beriklan di Facebook bisa antarkan orang mudik ke daerah di Jateng," ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo pada wartawan, Kamis (30/4/2020).

Menurut Sambodo, polisi pun sempat mengikuti travel gelap tersebut hingga akhirnya mengamankan mereka. Adapun kendaraan travel itu masing-masing berisi 6 orang termasuk sopir dan 4 orang termasuk sopir.

"Penumpang ini rata-rata ditarik bayaran antara Rp300-500.000 per orang. Ada yang ke Purworejo, dan sejumlah kota di Jateng lainnya," tuturnya. Dia menerangkan, pengemudi travel itu lantas dikenakan sanksi tilang dengan dikenakan Pasal 308 UU LLAJ Nomor 22/2009, yang mana dianggap tak memiliki izin layak untuk melakukan pengangkutan penumpang.

Terlebih lagi, travel itu menggunakan pelat hitam, tapi faktanya dia justru mengangkut penumpang dengan cara berbayar."Jadi banyak modus yang dipakai agar bisa mudik, seperti kemarin juga sopir bus mengaku tak mengangkut penumpang, saat dicek justru ada penumpangnya," ujarnya.

Dia menambahkan, polisi pun meminta pada masyarakat untuk berhenti nekat melakukan mudik, khususnya pada orang-orang yang menawarkan jasa antar agar bisa mudik bila tak ingin diamankan polisi. Polisi juga bakal melakukam mapping, khususnya di jalur-jalur kecil yang mungkin dijadikan jalur alternatif bagi orang yang nekat mudik.

"Jalur tikus dan jalan tingkat kecamatan atau kampung yang memang menghubungkan antar dua kabupaten, misal Bekasi dan Karawang itu akan dilakukan pengawasan dan penjagaan juga, khususnya," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Roy Suryo Buka Wacana...
Roy Suryo Buka Wacana Praperadilan Keempat: Tunggu Saja Tanggal Mainnya
Rekomendasi
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Rugi hingga Rp3 Miliar,...
Rugi hingga Rp3 Miliar, Amanda Manopo Tak Sabar Penjarakan Oknum Manajemen
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved