4 Nelayan Ditembak Polisi, Warga Suku Bajo Geruduk DPRD Sulawesi Tenggara
Rabu, 13 Desember 2023 - 18:52 WIB
loading...
Demonstrasi warga Suku Bajo, menuntut kepastian hukum terhadap pelaku penembakan empat nelayan berakhir ricuh, karena tidak ada anggota DPRD Sulawesi Tenggara yang menemui. Foto/iNews TV/Febriyono Tamenk
A
A
A
KENDARI - Empat nelayan warga Suku Bajo, menjadi korban penembakan oleh anggota polisi saat berada di tengah laut. Akibatnya, dua orang tewas dan dua lagi terluka parah. Warga Suku Bajo menggeruduk DPRD Sulawesi Tenggara, menuntut pengusutan kasus penembakan tersebut.
Baca juga: 4 Nelayan Ditembak Anggota Ditpolairud Polda Sulawesi Tenggara, Ini Kata Keluarga Korban
Sayangnya, aksi unjuk rasa warga Suku Bajo yang menuntut pengusutan kasis penembakan itu, tidak mendapatkan respons dari para anggota DPRD Sulawesi Tenggara. Tidak ada satupun anggota lembaga wakil rakyat, yang ke luar menemui warga Suku Bajo.
Kondisi ini membuat warga Suku Bajo yang menggelar demonstrasi marah, sehingga mereka melakukan membanting kursi dan meja yang ada di ruang tamu DPRD Sulawesi Tenggara. Para anggota DPRD tidak berada di tempat, karena sedang dinas luar.
Baca juga: Awas! 5 Pintu Air di Waduk PLTA Koto Panjang Riau Dibuka
Koordinator aksi warga Suku Bajo, Jayarumi mangatakan, kedatangan puluhan warga Suku Bajo ke DPRD Sulawesi Tenggara, untuk meminta kepastian hukum atas penembakan yang dilakukan anggota Polairud Polda Sultra, terhadap empat nelayan dari Desa Cempedak, Kabupaten Konawe Selatan.
Baca juga: 4 Nelayan Ditembak Anggota Ditpolairud Polda Sulawesi Tenggara, Ini Kata Keluarga Korban
Sayangnya, aksi unjuk rasa warga Suku Bajo yang menuntut pengusutan kasis penembakan itu, tidak mendapatkan respons dari para anggota DPRD Sulawesi Tenggara. Tidak ada satupun anggota lembaga wakil rakyat, yang ke luar menemui warga Suku Bajo.
Kondisi ini membuat warga Suku Bajo yang menggelar demonstrasi marah, sehingga mereka melakukan membanting kursi dan meja yang ada di ruang tamu DPRD Sulawesi Tenggara. Para anggota DPRD tidak berada di tempat, karena sedang dinas luar.
Baca juga: Awas! 5 Pintu Air di Waduk PLTA Koto Panjang Riau Dibuka
Koordinator aksi warga Suku Bajo, Jayarumi mangatakan, kedatangan puluhan warga Suku Bajo ke DPRD Sulawesi Tenggara, untuk meminta kepastian hukum atas penembakan yang dilakukan anggota Polairud Polda Sultra, terhadap empat nelayan dari Desa Cempedak, Kabupaten Konawe Selatan.
Lihat Juga :