KSOP Kelas II Gresik Teken Konsesi dengan PT Siam Maspion Terminal
Minggu, 09 Agustus 2020 - 07:15 WIB
loading...
KSOP Kelas II Gresik Teken Konsesi dengan PT Siam Maspion Terminal. Foto/SINDOnews/Lukman Hak
A
A
A
SURABAYA - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Gresik dan PT Siam Maspion Terminal (SMT) menandatangani perjanjian konsesi kegiatan pengusahaan jasa kepelabuhanan di Surabaya, Sabtu (8/8/2020).
CEO Maspion Grup Alim Markus mengatakan, PT SMT merupakan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) swasta murni pertama yang mendapatkan penunjukkan konsesi sebagai pelaksana kegiatan pengusahaan jasa kepelabuhanan di Pelabuhan Gresik.
PT SMT sampai saat ini rata-rata kapasitas operasionalnya mencapai 4,5 juta ton per tahun yang terdiri dari 65% curah kering dan general cargo serta 35% curah cair dan gas.
“Kita juga siapkan industri kawasan Jabon,” ujar Alim usai meresmikan penandatangan perjanjian konsensi KSOP Kelas II Gresik–BUP PT SMT.
Alim mengaku, saat ini dengan konsesi yang dilakukan ini diharapkan bisa memberikan kontribusi untuk mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan kelancaran logistik nasional yang efisien.
PT SMT juga masih terus melakukan upaya meningkatkan pengembangan kapasitas layanan kepelabuhanan sesuai dengan proyeksi pengembangan.
"PT SMT juga bakal menggandeng Dubai Port World untuk mengembangkan terminal kontainer di wilayah Gresik," jelasnya.
CEO Maspion Grup Alim Markus mengatakan, PT SMT merupakan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) swasta murni pertama yang mendapatkan penunjukkan konsesi sebagai pelaksana kegiatan pengusahaan jasa kepelabuhanan di Pelabuhan Gresik.
PT SMT sampai saat ini rata-rata kapasitas operasionalnya mencapai 4,5 juta ton per tahun yang terdiri dari 65% curah kering dan general cargo serta 35% curah cair dan gas.
“Kita juga siapkan industri kawasan Jabon,” ujar Alim usai meresmikan penandatangan perjanjian konsensi KSOP Kelas II Gresik–BUP PT SMT.
Alim mengaku, saat ini dengan konsesi yang dilakukan ini diharapkan bisa memberikan kontribusi untuk mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan kelancaran logistik nasional yang efisien.
PT SMT juga masih terus melakukan upaya meningkatkan pengembangan kapasitas layanan kepelabuhanan sesuai dengan proyeksi pengembangan.
"PT SMT juga bakal menggandeng Dubai Port World untuk mengembangkan terminal kontainer di wilayah Gresik," jelasnya.
Lihat Juga :