Kubu Firli Bahuri Sebut Foto Pertemuan dengan SYL Tidak Bisa Jadi Alat Bukti

Senin, 11 Desember 2023 - 16:00 WIB
loading...
Kubu Firli Bahuri Sebut...
Kubu Firli Bahuri menilai foto pertemuan dengan SYL di salah satu GOR tidak dapat dijadikan sebagai alat bukti yang memiliki kekuatan pembuktian di persidangan. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Kubu Firli Bahuri menilai foto pertemuan dengan eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di salah satu Gelanggang Olahraga (GOR) bulu tangkis, tidak dapat dijadikan sebagai alat bukti yang memiliki kekuatan pembuktian di persidangan.

Foto tersebut dinilai hanya bukti pertemuan antara SYL dengan Firli Bahuri, bukan sebagai alat bukti terjadinya dugaan pemerasan.

“Sebagaimana yang marak beredar di berbagai media adanya bukti berupa foto pertemuan antara pemohon dengan saksi SYL di sebuah Gedung Olahraga (GOR) dan/atau lapangan bulu tangkis, bukti tersebut hanya merupakan bukti berupa alat bukti petunjuk telah terjadinya pertemuan antara pemohon dengan saksi SYL," ujar kuasa hukum Firli Bahuri, Ian Iskandar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (11/12/2023).

Baca Juga: Hadapi Praperadilan, Firli Bahuri Bakal Didampingi 7 Pakar Hukum

Ian mengatakan bahwa foto tersebut bukan alat bukti petunjuk yang dapat membuktikan telah terjadinya dugaan tindak pidana pemerasan dan/atau penerimaan gratifikasi dan/atau penerimaan hadiah dan/atau janji.

Hal itu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 e atau Pasal 12 B atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga: Info Firli Bahuri dan Syahrul Yasin Limpo Bertemu di GOR Bulu Tangkis, Ini Kata Saksi Mata

Oleh karenanya, kata dia, foto tersebut tidak bisa menjadi alat bukti dalam kasus dugaan pemerasan, lantaran foto pertemuan itu tanpa izin dari Firli Bahuri selaku pemohon.

“Bahwa oleh karena bukti berupa foto tersebut diambil tanpa seizin dan sepengetahuan dari pemohon, maka dengan demikian bukti berupa foto tersebut tidak dapat dianggap sebagai alat bukti yang mempunyai kekuatan pembuktian di persidangan. Sebab pengambilan alat bukti elektronik tersebut tidak dilakukan secara halal/sah, sebab dilakukan tanpa seizin dan sepengetahuan dari pemohon,” katanya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Bawa Bukti...
Roy Suryo Bawa Bukti Potongan Video Penangkapannya di Sidang Praperadilan
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
Rekomendasi
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Berita Terkini
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Infografis
Mahkamah Konstitusi:...
Mahkamah Konstitusi: Foto Kampanye Tidak Boleh Dipoles Pakai AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved