1 Siswa Ditetapkan ABH Kasus Bullying Fatir, Polisi: Berkas Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

Jum'at, 08 Desember 2023 - 06:34 WIB
loading...
1 Siswa Ditetapkan ABH...
Seorang siswa inisial L (12) ditetapkan menjadi anak berhadapan dengan hukum (ABH), dalam kasus bullying terhadap Fatir Arya Adinata siswa SDN Jatimulya 09, Kabupaten Bekasi. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A A A
JAKARTA - Seorang siswa inisial L (12) ditetapkan menjadi anak berhadapan dengan hukum (ABH), dalam kasus bullying terhadap Fatir Arya Adinata siswa SDN Jatimulya 09, Kabupaten Bekasi. Fatir meninggal dunia setelah beberapa bulan menghadapi kanker tulang yang dideritanya.

“Betul satu anak ditetapkan ABH," ungkap Kasi Humas Polres Metro Bekasi , AKP Hotma Sitompul saat dikonfirmasi pada Jumat (8/12/2023).

Hotma mengatakan, saat ini berkas perkara kasus perundungan terhadap Fatir telah dilimpahkan ke Kejaksaan Kabupaten Bekasi.

“Kasusnya sekarang sudah pelimpahan berkas perkara tahap 1 ke Kejaksaan,” ujarnya.

Baca: Fatir Bocah SD di Bekasi Korban Bullying Meninggal Dunia

Sementara itu, kuasa hukum keluarga Fatir, Mila Ayu Dewata Sari menuturkan, seharusnya setelah penetapan ABH polisi menggelar proses rekonstruksi. Namun, belum sempat proses tersebut dilakukan, Fatir dinyatakan meninggal dunia.

Kendati demikian, Mila memastikan pihaknya bakal terus melanjutkan proses hukum terkait perundungan itu hingga tahap akhir persidangan.

Sebagai informasi, Fatir merupakan korban bullying dengan cara diselengkat oleh teman-temannya. Akibat tindakan bullying itu, Fatir mengalami cidera serius hingga dipercaya keluarganya menjadi pemicu kanker tulang.

Mila menjelaskan Fatir meninggal pada Kamis, 7 Desember 2023 pukul 02.25 WIB. Bocah malang itu meninggal dunia di Rumah Sakit Hermina Bekasi Barat. "Betul, Fatir sudah meninggal dunia. Meninggal tadi di rumah sakit Hermina pada pukul 02.25 dini hari,” sambung Mila.

Diketahui, peristiwa Fatir diselengkat oleh temannya terjadi pada Februari 2023. Usai diselengkat, Fatir justru menyembunyikan rasa sakit itu dari orang tuanya.

Orang tuanya, Diana Novita baru menyadari beberapa hari kemudian. Sebab Fatir yang mengeluh sakit. Saat itu Diana melihat luka di kaki Fatir yang memar.

Diana kemudian mendesak anaknya untuk bercerita. Belakangan Fatir mengakui bahwa dirinya menjadi korban perundungan. Beberapa hari setelahnya, memar di kaki Fatir justru semakin parah.

(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Rekomendasi
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Konten Natural Bersama...
Konten Natural Bersama Kekasih Bikin Mohammad Irfan Makin Dikenal Warganet
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved