Ditanya Perpanjangan Waktu, La Nyalla: Meneketehe

Kamis, 21 Desember 2017 - 19:13 WIB
Ditanya Perpanjangan...
Ditanya Perpanjangan Waktu, La Nyalla: Meneketehe
A A A
SURABAYA - La Nyalla Mahmud Mattalitti hanya bisa pasrah pada keputusan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto terkait niatnya maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2018. Pascamengembalikan mandat dari partai berlambang burung garuda itu, hingga Kamis (21/12/2017) sore, belum perkembangan apa pun.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jatim tersebut saat dihubungi via telepon mengatakan, wajar ketika semua keputusan diserahkan pada Gerindra selaku partai yang memintanya agar mencari dukungan koalisi di Pilgub Jatim 2018.

"Meneketehe (mana kutahu), itu kan di Gerindra kita tidak tahu," ujar La Nyalla, saat ditanya apakah ada rencana dari Partai Gerindra untuk memberi perpanjangan waktu bagi dirinya untuk mencari dukungan partai lain.

Alumnus Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang ini mengaku sudah berupaya maksimal untuk mendekati Partai Amanat Nasional (PAN). Sayangnya, upaya komunikasi yang dibangun tidak membuahkan hasil. Hingga saat ini, PAN belum tertarik untuk mengusung La Nyalla untuk bertarung melawan Saifullah Yusuf dan Khofifah Indar Parawansa.

Terhadap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Nasional Demokrat (NasDem), La Nyalla juga belum ada rencana komunikasi. Padahal, kedua partai tersebut secara resmi belum memutuskan mendukung salah satu calon. "Belum, belum," ujar La Nyalla.

Seperti diketahui, Partai Gerindra menugaskan La Nyalla Mattalitti untuk menggalang koalisi dalam Pilgub Jatim. Surat tugas dengan nomor 0036/B/DPP-Gerindra/2017 itu diteken Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada 10 Desember 2017.

Dalam surat itu tercantum persyaratan, jika sampai tanggal 20 Desember La Nyalla tidak mampu memenuhi persyaratan, surat tugas tidak akan berlaku.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jatim Soepriyatno mengatakan, ada tiga opsi jika La Nyalla gagal mendapatkan dukungan dari partai lain untuk maju pada Pilgub Jatim 2018.

Pertama, Partai Gerindra akan mendukung salah satu pasangan calon yang sudah ada. Kedua, akan mengupayakan kembali terbentuknya poros ketiga dengan menghadirkan nama baru yang bisa diterima dengan baik oleh PAN dan PKS. "Ketiga, kami akan absen dalam Pilgub Jatim," katanya.
(zik)
Berita Terkait
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
Pilkada Jatim: 2 Petugas...
Pilkada Jatim: 2 Petugas KPPS Meninggal dan 7 Sakit saat Bertugas
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
Raih 312 Suara, Risma...
Raih 312 Suara, Risma Menang Mutlak di TPS Sendiri
Sowan ke Gus Ali di...
Sowan ke Gus Ali di Sidoarjo, Luluk-Lukman Dapat Pesan Mutiara
PDIP Siap Dukung Khofifah...
PDIP Siap Dukung Khofifah di Pilkada Jatim, Asal Cawagub dari Kadernya
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
33 menit yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
1 jam yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
2 jam yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
11 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
12 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
13 jam yang lalu
Infografis
Waktu Paling Tepat untuk...
Waktu Paling Tepat untuk Minum Kopi saat Puasa Ramadan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved