Istighosah di Ponpes Assalafiah Cirebon, Yenny Wahid: Ganjar-Mahfud Komitmen Majukan Pesantren

Sabtu, 02 Desember 2023 - 10:55 WIB
loading...
Istighosah di Ponpes...
Yenny Wahid melakukan silaturahmi sekaligus memberikan ceramah ilmiah dalam Istighosah Akbar di Pondok Pesantren Assalafiah, Ciwaringin Cirebon, Jawa Barat. Foto/Istimewa
A A A
CIREBON - Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional Ganjar Pranowo - Mahfud MD, Zannuba Ariffah Chafsoh ( Yenny Wahid ) melakukan silaturahmi sekaligus memberikan ceramah ilmiah dalam Istighosah Akbar di Pondok Pesantren Assalafiah, Ciwaringin Cirebon, Jawa Barat.

Yenny Wahid mengatakan acara Istighosah dan Berdoa bersama bagi keselamatan bangsa ini sekaligus untuk menyongsong sebuah agenda nasional yang sangat penting yaitu Pemilu 2024.

”Tentunya kita berharap semua proses berjalan lancar, kemudian bangsa Indonesia bisa memilih pemimpin yang akan memimpin Indonesia untuk mencapai zaman keemasan nanti,” kata Yenny Wahid dalam keterangannya, Sabtu (2/12/2023).

Baca Juga: Yenny Wahid Ungkap Alasan Dukung Ganjar-Mahfud

Direktur Wahid Fondation ini mengungkapkan bahwa dirinya selaku pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar - Mahfud, dirinya banyak melakukan silaturahmi terutama dengan para kiai dengan para penggerak keumatan di tingkat akar rumput.

Hal itu untuk menyamakan persepsi agar bisa bersama-sama memilih pemimpin yang bisa bergerak cepat dan juga punya semangat untuk melakukan penegakan hukum di Indonesia.

”Tentunya kita ingin agar basis suara nahdliyyin di sini, basis suara Islam di sini, bisa kemudian bersama-sama memenangkan pasangan Ganjar -Mahfud,” harap Yenny Wahid.

Putri Presiden ke-4 Indonesia, Abdurrahman Wahid ini menjelaskan bahwa pasangan Ganjar - Mahfud adalah pasangan yang punya komitmen yang sangat besar untuk memajukan dunia pesantren.

Baca Juga: Yenny Wahid Siap Bahas Politik Praktis Bersama Ganjar Pranowo

”Salah satunya bahwa pasangan Ganjar - Mahfud ini akan menyamakan status ijazah pesantren. Selama ini kan santri lulusan Ma'had Ali ijazahnya tidak diakui sehingga kesulitan untuk mencari pekerjaan,” katanya.

Selain itu, ada program santripreneur untuk mendukung kewirausahaan berbasis pesantren, pelatihan-pelatihan kewirausahaan, dan juga kredit khusus untuk pesantren. ”Sehingga bisa mengembangkan ekonomi, terutama ekonomi berkelanjutan di lingkungan pesantren,” ujarnya.

Selanjutnya, ada program guru ngaji dan marbot yang akan digaji dengan standar nasional. Sebab, mereka adalah pihak-pihak selama ini tertinggal. Padahal mereka selama ini yang membentuk akhlak di masyarakat.

”Merekalah yang mengajak masyarakat untuk terus mengendepankan akhlakul karimah, perlu perhatian khusus dari pemerintah. Pak Ganjar sebenarnya sudah melakukan ini di Jateng, tinggal ditingkatkan dalam skala nasional,” jelasnya.



Menurut Yenny, tidak hanya untuk pesantren, Ganjar-Mahfud juga memiliki program untuk masyarakat umum antara lain satu desa satu puskesmas.

”Kita sama-sama tahu bahwa akses terhadap kesehatan selama ini masih sangat sulit terutama daerah terpencil. Ganjar-Mahfud karena mereka berangkat dari kalangan masyarakat biasa mereka mengerti denyut nadi perasaan dan keprihatinan masyarakat,” ungkapnya.

Ganjar Mahfud juga disebut akan membuka sebanyak-banyaknya lapangan pekerjaan untuk generasi muda. Tentu lapangan pekerjaan itu harus didukung oleh penegakan hukum dan tidak ada korupsi sehingga ada investasi.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Rekomendasi
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Sidang PK Nikita Mirzani,...
Sidang PK Nikita Mirzani, Kuasa Hukum Menangis Minta Kliennya Dihadirkan
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
Berita Terkini
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved