Jadi Zona Merah, Gugus Tugas Covid-19 Depok Sebut 60% Warganya Commuter

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 19:15 WIB
loading...
Jadi Zona Merah, Gugus...
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, tren penambahan kasus terjadi di Jabodetabek dan banyak daerah. Foto/SINDOnews/Istimewa
A A A
DEPOK - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 , Wiku Adisasmito mengatakan Depok menjadi salah satu kota/kabupaten yang masuk dalam zona merah penyebaran COVID-19. Sehingga pemerintah pusat meminta agar hal itu menjadi perhatian serius.

Selain Depok ada wilayah lain yang masuk dalam zona merah, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Semarang, Banjar, Banjar Baru, Tabalong, Medan, dan Deli Serdang. Menanggapi hal itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan COVID-19 Kota Depok , Dadang Wihana mengatakan, tren penambahan kasus terjadi di Jabodetabek dan banyak daerah.

“Jumlah kasus Covid-19 fluktuatif dari waktu ke waktu,” katanya, Jumat (7/8/2020). Adanya peningkatan jumlah kata dia, dipicu oleh pergerakan individu. Mengingat saat ini perkantoran sudah dibuka kembali sehingga pergerakan individu pun meningkat.

“Penambahan kasus saat ini terjadi lebih banyak dari dampak tingginya pergerakan orang, terutama mereka yang bekerja di perkantoran dan berpotensi menularkan dalam lingkungan keluarga. Tentu saat ini kita tidak bisa membatasi aktivitas orang dalam bekerja, yang saat ini sudah dibuka di semua sektor,” ujarnya.

Dadang menuturkan, wabah virus ini bukan bersifat parsial dan lokal, melainkan global. “Perlu kita pahami, bahwa wabah ini sifatnya bukan lokal semata, akan tetapi ekternalitasnya regional, nasional dan global. Terlebih warga Depok itu commuter, 60% bergerak keluar,” katanya. (Baca: Polda Metro Jaya Jadwalkan Periksa Anji Senin Mendatang)

Saat ini pihaknya sedang berkordinasi dengan Satgas Pusat mengenai penghitungan jumlah. Karena, lanjut Dadang, hitungan dari pusat dilakukan secara mingguan berdasarkan parameter yang telah ditentukan. “Saya sedang coba komunikasi dengan tim pakar epid Satgas Pusat yang menghitung score ini. Karena hitungan mereka adalah mingguan, berdasarkan parameter yang sudah mereka tentukan. Akan tetapi dalam rilis tidak disebutkan periode waktunya dari tanggal berapa ke tanggal berapa,” tuturnya.

Pihaknya pun tak hanya diam, Gugus Tugas sudah melakukan konsolidasi dengan pihak terkait untuk melakukan upaya agar jumlah tidak terus meningkat. “Hari ini gugus tugas dan camat akan melakukan rapat konsolidasi teknis, untuk menindaklanjuti sejumlah kebijakan dan langkah taktis. Yang dilakukan kita saat ini, sesuai arahan Ketua Gugus Tugas, menguatkan kembali upaya pencegahan dan penanganan pada level RW/Kampung Siaga. Terus mengingatkan dan mengawasi pelaks protokol kesehatan, baik individu seperti penggunaan masker maupun di aktivitas kantor, tempat umum dan tempat kerja lainnya,” pungkasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved