Corona Akibatkan Proyek MRT Bundaran HI-Ancol Barat Molor

Kamis, 30 April 2020 - 13:22 WIB
loading...
Corona Akibatkan Proyek...
Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) fase II Bundaran HI-Ancol Barat mundur dari jadwal akibat mewabahnya virus Corona (Covid-19). Proyek yang ditargetkan selesai pada 2025 diprediksi rampung pada 2026. Foto: Dok Okezone
A A A
JAKARTA - Proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) fase II Bundaran HI-Ancol Barat mundur dari jadwal akibat mewabahnya virus Corona (Covid-19). Pembangunan yang ditargetkan selesai pada 2025 itu diprediksi rampung pada 2026.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, pembangunan Fase II A (Bundaran HI-Kota) akan dimulai Juni dan selesai akhir 2025. Sementara, Fase II B (Kota-Ancol Barat) dimulai November dan rampung pada Maret 2026.

"Masing-masing titik mulai konstruksi II A dan II B mundur tiga bulan karena wabah," ujar William, Kamis (30/4/2020).

Pekerjaan konstruksi merupakan salah satu sektor yang masih bisa beroperasi selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun, konstruksi MRT tetap tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.

Sebab, sebagian expert berasal dari Jepang yang mana mereka juga sedang mengalami hal sama sehingga pihaknya bersepakat dengan kontraktor untuk menunda proyek MRT bersama-sama.

Penundaan juga dilakukan karena khawatir adanya pembengkakkan biaya konstruksi yang harus ditanggung. Terlebih saat ini nilai mata uang rupiah tengah mengalami depresiasi.

"Material kita dan pembiayaan lainnya menggunakan Yen. Saat ini nilainya sedang jatuh untuk rupiah. Ini salah satu strategi kita juga agar biaya yang dikeluarkan tetap sesuai dengan kerangka proposal," katanya.

MRT fase II dibagi menjadi dua tahap yaitu fase II A dari Bundaran HI - Kota dan fase II B Kota - Ancol Barat. Total panjang fase II (A dan B) 11,5 km terdiri dari 11 stasiun yaitu 7 stasiun bawah tanah (underground) di lokasi fase II A dan 4 stasiun underground dan layang (elevated) pada fase II B.

Semula pengerjaan konstruksi MRT Fase II A akan dimulai awal Maret 2020 dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2024. Sementara, Fase II B ditargetkan mulai pada September 2020 dan selesai akhir 2025.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Era Baru KRL dan MRT:...
Era Baru KRL dan MRT: Teknologi Siemens Signaling X Uji Coba di Singapura, Hemat Energi 30%, Kapan Masuk Indonesia?
Inovasi Pembayaran Digital...
Inovasi Pembayaran Digital untuk Pengguna MRT
Pramono Resmikan Klinik...
Pramono Resmikan Klinik Pertama di Stasiun MRT
Rekomendasi
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Berita Terkini
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved