Kemeriahan Semarak Warna Budaya Nusantara di Monas

Senin, 20 November 2023 - 00:10 WIB
loading...
Kemeriahan Semarak Warna...
Acara Semarak Warna Budaya Nusantara (Swarna) di Monumen Nasional (Monas) Jakarta berlangsung meriah, Sabtu (18/11/2023) malam. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Acara Semarak Warna Budaya Nusantara (Swarna) di Monumen Nasional (Monas) Jakarta berlangsung meriah. Swarna digelar sebagai malam apresiasi sekaligus pementasan budaya penampilan seni dari siswa/siswi seluruh Indonesia yang telah mengikuti pelatihan melalui Gerakan Kesenian Masuk Sekolah (GSMS).

Swarna kali ini menampilkan GSMS dari berbagai daerah, dengan penampilan spesial yakni Tari Saman dan Tari Jaroe dari Provinsi Aceh, Sabtu (18/11/2023). GSMS menjadi kesempatan bagi para seniman yang ingin membagikan pengetahuannya lewat kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar hingga menengah/kejuruan.

GSMS 2023 menyasar sebanyak 6.000 siswa/siswi dan 400 sekolah se-Indonesia yang nantinya didampingi oleh satu orang seniman di setiap sekolah. Seniman yang dapat mengajar dalam gerakan ini diharuskan memiliki minimal satu kompetensi di bidang kesenian seperti seni tari, seni teater, seni rupa, seni media, seni suara, dan sastra.

Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Irini Dewi Wanti berharap GSMS dapat memberikan inspirasi berbagai pihak dalam memajukan dan melestarikan kebudayaan daerah yang bhinneka sebagai ciri identitas dan karakter bangsa Indonesia yang berbudaya.

"Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada semua stakeholder terkait terutama pemerintah daerah, sekolah, para seniman dan siswa-siswi yang telah bersama-sama menyelenggarakan dan menyukseskan kegiatan pada malam ini," katanya dalam acara Malam Apresiasi Swarna 2023 dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (19/11/2023).

Setelah melihat pementasan para siswa/siswi dalam acara Swarna, Irini berpesan, agar GSMS tidak terhenti begitu saja, tapi perlu terus dilaksaksanakan dan dikembangkan keberlanjutannya secara kolaboratif dengan pemerintah daerah, pelaku seni dan budaya, serta komunitas terkait. Sebab, upaya pemajuan kebudayaan merupakan tanggung jawab bersama bukan hanya pemerintah pusat.

"GSMS diharapkan akan mampu menginspirasi, memenuhi pendidikan seutuhnya untuk membangun iklim sekolah yang menyenangkan dan mencerdaskan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Momen Prabowo Lepas...
Momen Prabowo Lepas dan Lempar Bajunya untuk Buruh
Ini 11 Tuntutan Buruh...
Ini 11 Tuntutan Buruh di Peringatan May Day 2026
Rekomendasi
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Berita Terkini
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved