Kisah Sjukur Slamet, Perakit Bom Didikan Pasukan Berani Mati Bung Tomo

Senin, 13 November 2023 - 07:28 WIB
loading...
Kisah Sjukur Slamet,...
Pasukan Berani Mati bentukan Bung Tomo cukup berhasil dalam memberikan perlawanan ke tentara sekutu. Foto/Istimewa
A A A
SURABAYA - Pasukan Barisan Berani Mati yang dibentuk Bung Tomo cukup berhasil dalam memberikan perlawanan ke tentara sekutu. Pasukan ini disiapkan oleh Bung Tomo untuk mempertahankan wilayah Surabaya dari cengkeraman sekutu.

Bung Tomo membentuk pasukan ini untuk melahirkan para pejuang yang tidak gentar berperang melawan tentara musuh, siap mati, dan siap menjadi syuhada. Namun Bung Tomo tidak mau memaksakan orang-orang untuk dijadikan pasukan atau anggota Barisan Berani Mati.

Konon Pasukan Berani Mati ini berasal dari beberapa anggota tentara Pembela Tanah Air (PETA) yang dibentuk Jepang. Namun tak hanya mereka yang sudah terlatih berperang saja, para warga yang ingin berjuang juga turut diterima dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu.

Baca Juga: Kisah Tongkat Bung Karno, Pusaka Sakti Pelindung Diri Bikin Penasaran Fidel Castro

Para pendaftar pasukan ini datang dan mendaftarkan diri dengan sukarela tanpa ada paksaan sedikit pun dikutip dari buku “Bung Tomo: Hidup dan Mati Pengobar Semangat Tempur 10 November”.

Bung Tomo memanggil siapa saja yang siap dan ikhlas dikader menjadi anggota Barisan Berani Mati lewat siaran radio pemberontakan. Bagi yang mendaftar akan dilatih secara intensif ala militer sehingga siap diterjunkan ke medan perang.

Tempat latihannya di Tembok Dukuh. Materi latihannya berkaitan dengan cara-cara peperangan untuk menaklukkan para tentara musuh lazimnya para mujahid.

Baca Juga: Misteri Kendi Sakti Bharada, Kucuran Air yang Lahirkan Kerajaan Kediri

Cara-cara menggunakan bahan peledak untuk menghadapi kendaraan tempur musuh, cara menggunakan senjata, bela diri, dan lain sebagainya.

Mereka didoktrin dengan mental baja dan semangat jihad yang tidak mengenal rasa takut, walaupun nyawa menjadi taruhan utamanya.

Doktrin yang diberikan adalah merdeka atau mati, seandainya anggota Barisan Berani Mati gugur di medan perang, maka mereka didoktrin akan langsung mendapatkan pahala surga dan berkumpul dengan para bidadari yang suci.

Kemudian akan mendapatkan sejuta kenikmatan yang sama sekali belum pernah dirasakan di alam dunia. Siaran radio yang mengajak secara rela kepada rakyat Indonesia untuk bergabung dengan Barisan Berani Mati ternyata berhasil menarik anggota sebanyak 40 orang.

Baca Juga: Taktik Nasi Liwet Bikin Pangeran Singasari Kalah dan Ditangkap VOC Belanda

Mereka disebar ke seluruh kota, dipersenjatai, dan diberi bom yang sewaktu-waktu siap diledakkan.Sjukur Slamet merupakan salah satu orang anggota anggota yang menjadi perakit bom yang siap diledakkan oleh para anggota Barisan Berani Mati.

Cara merakit bom tersebut dapat dikatakan sebagai penemuan baru pada saat itu. Berkat pembentukan Barisan Berani Mati dan kegigihan Bung Tomo menyiapkan pasukan inilah nama Barisan Berani Mati menjadi sangat terkenal di seantero negeri.

Bahkan nama Barisan Berani Mati sering disebut dalam beberapa sejarah revolusi karya orang Barat.Sjukur Slametmerupakan seorang pahlawan yang berjuang untuk mengusir penjajah dari bumi nusantara dengan cara merakit bom.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Pemberontak Baloch Mengamuk,...
Pemberontak Baloch Mengamuk, Klaim Habisi 84 Orang Pasukan Pakistan, 18 Disandera
Koalisi Arab Saudi Serang...
Koalisi Arab Saudi Serang Yaman, Pemimpin STC al-Zubaidi Kabur Sembunyi
Rekomendasi
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved