alexa snippet

Curahan Hati Ayah Suporter Persita Banu Rusman

Curahan Hati Ayah Suporter Persita Banu Rusman
Jenazah Banu Rusman. Foto/MNC Media/Suryono
A+ A-
PEKALONGAN - Wastam, ayah dari suporter Persita Tangerang Banu Rusman (17), tak bisa menyembunyikan kesedihan begitu mengetahui anak bungsunya itu meninggal dunia akibat bentrokan pendukung Persita Tangerang dengan PSMS Medan.

Ditemui di rumah duka di Desa Tengeng Wetan, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (13/10/2017), Wastam mengatakan, Banu Rusman ikut kakaknya tinggal di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, setelah ibunya meninggal dunia. Selama ini, korban sering berhubungan melalui telepon dengan sang ayah.

"Pada saat hendak berangkat sekolah kemarin sempat telepon, namun tidak bilang hendak menonton sepak bola. Anak saya memang suporter bola dan selalu menonton pertandingan pada laga yang disukai. Tahu- tahu kami mendapat kabar sangat mengejutkan, Banu Rusman meninggal karena luka-luka saat terjadi kerusuhan suporter sepak bola," jelas Wastam.

Dia pun meminta agar pelaku penganiayaan terhadap Banu Rusman diproses sesuai hukum yang berlaku.

Seperti diketahui, sepulang sekolah, siswa kelas 1 SMK ini menonton pertandingan sepak bola Persita vs PSMS Medan di Cibinong, Rabu (11/10/2017). Setelah pertandingan terjadi bentrokan antarsuporter.

Banu Rusman akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di RS Otak Cawang, Jakarta. Media Officer Persita Tangerang Mus mengatakan, korban merupakan Laskar Benteng Viola Tangerang, warga Nambo, Serpong, Kota Tangsel, Banten. (Baca juga: Suporter Persita Tangerang Tewas Diduga Dipukuli Oknum TNI).
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top