Ada Suspek Cacar Monyet di Cimahi, Dinkes Telusuri Kontak Erat Pria asal Cianjur

Kamis, 09 November 2023 - 14:35 WIB
loading...
Ada Suspek Cacar Monyet...
Cacar monyet. Foto/Ilustrasi/iStock
A A A
CIMAHI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi ikut terjun untuk menelusuri kontak erat dengan pria asal Kabupaten Cianjur yang diduga terkena wabah cacar monyet atau monkey fox. Pasien itu merupakan penyintas HIV.

Pasalnya, pria asa Cianjur itu diketahui sebelumnya tinggal di sebuah kontrakan wilayah Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat. Namun menjalani konsultasi seputar HIV di Puskesmas Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular, Dinkes Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini mengatakan, dari hasil penulusuran ditemukan satu orang di satu kontrakan yang kontak erat dengan pasien itu.

"Kami melakukan penulusuran ke wilayah yang pernah dia tinggal. Hasilnya, ada satu orang kontak erat dan kami langsung melakukan pemeriksaan," ungkap Dwihadi saat dihubungi, Kamis (9/11/2023).

Baca Juga: Cacar Monyet Mulai Masuk Bandung, Cimahi Siagakan Puskesmas

Dwihadi mengatakan, penelusuran kontak erat dilakukan untuk pencegahan. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kontak erat dengan pasien suspek cacar monyet itu, ungkap dia, dipastikan yang bersangkutan tidak bergejala seperti gatal-gatal yang dialami oleh warga asal Kabupaten Cianjur yang suspek cacar monyet.

"Jadi kami lakukan penelusuran terhadap kontak eratnya saja, tapi setelah diperiksa, dia tidak merasakan gejala yang sama," tegas Dwihadi.

Dengan hasil tersebut, pihaknya memastikan sampai saat ini belum ditemukan adanya kasus cacar monyet di Kota Cimahi. Namun pihaknya tetap melakukan antisipasi agar penyakit ini tidak menyebar di wilayah Cimahi.

"Sampai saat ini kasus cacar monyet di Cimahi tidak ada, jadi kalau ada yang merasakan gejala cacar monyet harus langsung berobat ke fasilitas kesehatan, nanti akan langsung dilakukan pemeriksaan," pungkas Dwihadi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinkes KBB Nurul Rasihan mengatakan, pria asal Cianjur yang ditemukan suspek cacar monyet merupakan penyintas HIV yang rutin melakukan pemeriksaan di Puskesmas Padalarang, KBB.

Dia rutin menjalani terapi antiretroviral (ARV) di Puskesmas Padalarang untuk mengurangi risiko penularan HIV. Pasien tersebut mulai terdeteksi suspek cacar monyet ketika memeriksakan kesehatannya di Puskesmas Padalarang.

"Yang bersangkutan itu adalah pasien ODHIV yang terdiagnosis di Puskesmas Padalarang di bulan September. Pasien langsung menjalani pengobatan ARV dari Puskesmas Padalarang," ungkap dia.

Sejak September lalu pria tersebut menjalani kontrol rutin mengenai HIV yang dideritanya. Pria asal Cianjur itupun memilih menghuni sebuah kontrakan di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Kemudian awal November ini yang bersangkutan mengeluhkan adanya bruntus di tubuhnya sehingga akhirnya memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas Padalarang.

"Tanggal 1 November 2023 kemarin yang bersangkutan berobat ke Puskesmas Padalarang untuk memeriksakan keluhan yang dirasakannya yaitu adanya lesi (bruntus) di badan yang disertai demam," ungkap Nurul.

Petugas kesehatan menyarankan yang bersangkutan untuk menjalani perawatan di rumah. Namun tiga hari kemudian pasien tersebut datang kembali dengan keluhan bruntus di bagian tubuhnya semakin parah.

"Setelah diobati selama 3 hari, yang bersangkutan kontrol kembali dengan keluhan muncul vesikel di badannya dan langsung diberikan pengobatan oleh tenaga medis Puskesmas Padalarang," pungkas dia.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Keracunan, Dinkes...
Cegah Keracunan, Dinkes Kota Tangsel Uji Kandungan Pangan Takjil Puasa
Adityawarman Hadiri...
Adityawarman Hadiri Peresmian Gedung Pusat Kegawatdaruratan Kota Bogor
BPOM, Dinkes, MUI, Disdik,...
BPOM, Dinkes, MUI, Disdik, dan Sivitas Akademika Tinjau SPPG Polri Lampung Selatan
Binawan dan Poltekkes...
Binawan dan Poltekkes Kemenkes Semarang Resmikan Pusat Karier Internasional
Walkot Tangsel Bersyukur...
Walkot Tangsel Bersyukur Program Layanan Ngider Sehat Diapresiasi Masyarakat
RW 12 Demangan Deklarasi...
RW 12 Demangan Deklarasi Kampung Sehat Siaga Diabetes dan Obesitas
Terima Notifikasi Kasus...
Terima Notifikasi Kasus Campak dari Australia, Kemenkes: Pasien Punya Riwayat Perjalanan di Indonesia
Pemprov DKI Buka Rekrutmen...
Pemprov DKI Buka Rekrutmen Pasukan Putih, Syarat Minimum SMA!
Dinkes Revisi Pergub...
Dinkes Revisi Pergub Nomor 46/2021 Buntut Iuran BPJS Harvey Moeis-Sandra Dewi Ditanggung APBD DKI
Rekomendasi
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved