Kronologi Kelompok Nus Kei Tewas Ditembak Kelompok John Kei di Bekasi
Rabu, 01 November 2023 - 19:56 WIB
loading...
Polda Metro Jaya membeberkan kronologi penembakan pria asal Jakarta Barat di Medan Satria, Kota Bekasi, yang melibatkan kelompok Nus Kei dan kelompok John Kei. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya membeberkan kronologi penembakan pria asal Jakarta Barat berinisial GR (44) hingga tewas di Medan Satria, Kota Bekasi. Kejadian ini melibatkan kelompok Nus Kei dan kelompok John Kei.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Uly menjelaskan, kejadian berawal ketika kelompok Nus Kei melakukan penyerangan terhadap kelompok John Kei. Kelompok John Kei yang mengetahui informasi penyerangan itu lalu mempersiapkan diri.
"Menurut keterangan dari pihak John Kei, mereka dapat informasi akan diserang oleh kelompok Nus Kei," ujar AKBP Titus Yudho Uly kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (1/11/2023).
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Pria hingga Tewas di Bekasi
Titus melanjutkan, kelompok Nus Kei datang ke lokasi menggunakan sebuah mobil berisi enam orang, lengkap dengan senjata tajam dan senjata api.
"Mereka dapat info, datanglah mobil ini, parkir, turun enam orang. Korban turun sudah bawa parang. Sebelum mereka (kelompok Nus Kei) datang, kelompok John Kei sudah tahu bahwa mereka mau diserang. Mereka sudah siap dengan batu, parang, dan senjata api," bebernya.
"Begitu mereka (kelompok Nus Kei) datang, korban turun bawa parang, langsung ditembak (kelompok Jhon Kei). Mereka alasannya mau diserang, ini ada anak istri kami," katanya.
Kata Titus, kelompok Nus Kei sempat mencoba membawa korban atau rekan mereka itu dari lokasi kejadian ke rumah sakit. Sementara kelompok John Kei langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Baca Juga: Polisi Sebut Penembakan di Bekasi Dipicu Konflik Lama Kelompok John Kei dan Nus Kei
Menurut Titus, kasus penembakan ini dipicu konflik lama kelompok John Kei dan Nus Kei. Hanya, Titus belum dapat menjelaskan lebih detail terkait konflik seperti apa yang terjadi antarkedua kelompok tersebut.
"Permasalahan pertama masih didalami, karena ini kejadian berulang. seperti di Cengkareng pada 2020 lalu. Sedang kami dalami permasalahannya agar kejadian tidak berulang kembali," jelasnya.
Diketahui, aksi penembakan ini terjadi di Kavling Rawa Bambu Bulak, Jalan Melati 3, Medan Satria, Kota Bekasi pada Minggu, 29 Oktober 2023. Ditreskrimum Polda Metro Jaya kemudain menangkap empat orang yang terlibat dalam aksi penembakan maut itu.
Baca Juga: John Kei Divonis 15 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Pembunuhan Berencana dan Pengeroyokan
Keempat pelaku yang ditangkap yakni FOU yang ditangkap di Cibinong, Kabupaten Bogor. FOU ditangkap pada Selasa, 31 Oktober 2023. Kemudian EU, MW, dan PM alias O yang ditangkap di sejumlah lokasi yang berbeda. Tim gabungan Satreskrim Polres Bekasi dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih mendalami peran masing-masing pelaku.
"(Tim gabungan) tetap melakukan pendalaman penyelidikan terkait penembakan yang terjadi di wilayah Bekasi Kota untuk dapat menentukan peran dari masing-masing pelaku," katanya.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Uly menjelaskan, kejadian berawal ketika kelompok Nus Kei melakukan penyerangan terhadap kelompok John Kei. Kelompok John Kei yang mengetahui informasi penyerangan itu lalu mempersiapkan diri.
"Menurut keterangan dari pihak John Kei, mereka dapat informasi akan diserang oleh kelompok Nus Kei," ujar AKBP Titus Yudho Uly kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (1/11/2023).
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Pria hingga Tewas di Bekasi
Titus melanjutkan, kelompok Nus Kei datang ke lokasi menggunakan sebuah mobil berisi enam orang, lengkap dengan senjata tajam dan senjata api.
"Mereka dapat info, datanglah mobil ini, parkir, turun enam orang. Korban turun sudah bawa parang. Sebelum mereka (kelompok Nus Kei) datang, kelompok John Kei sudah tahu bahwa mereka mau diserang. Mereka sudah siap dengan batu, parang, dan senjata api," bebernya.
"Begitu mereka (kelompok Nus Kei) datang, korban turun bawa parang, langsung ditembak (kelompok Jhon Kei). Mereka alasannya mau diserang, ini ada anak istri kami," katanya.
Kata Titus, kelompok Nus Kei sempat mencoba membawa korban atau rekan mereka itu dari lokasi kejadian ke rumah sakit. Sementara kelompok John Kei langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Baca Juga: Polisi Sebut Penembakan di Bekasi Dipicu Konflik Lama Kelompok John Kei dan Nus Kei
Menurut Titus, kasus penembakan ini dipicu konflik lama kelompok John Kei dan Nus Kei. Hanya, Titus belum dapat menjelaskan lebih detail terkait konflik seperti apa yang terjadi antarkedua kelompok tersebut.
"Permasalahan pertama masih didalami, karena ini kejadian berulang. seperti di Cengkareng pada 2020 lalu. Sedang kami dalami permasalahannya agar kejadian tidak berulang kembali," jelasnya.
Diketahui, aksi penembakan ini terjadi di Kavling Rawa Bambu Bulak, Jalan Melati 3, Medan Satria, Kota Bekasi pada Minggu, 29 Oktober 2023. Ditreskrimum Polda Metro Jaya kemudain menangkap empat orang yang terlibat dalam aksi penembakan maut itu.
Baca Juga: John Kei Divonis 15 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Pembunuhan Berencana dan Pengeroyokan
Keempat pelaku yang ditangkap yakni FOU yang ditangkap di Cibinong, Kabupaten Bogor. FOU ditangkap pada Selasa, 31 Oktober 2023. Kemudian EU, MW, dan PM alias O yang ditangkap di sejumlah lokasi yang berbeda. Tim gabungan Satreskrim Polres Bekasi dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih mendalami peran masing-masing pelaku.
"(Tim gabungan) tetap melakukan pendalaman penyelidikan terkait penembakan yang terjadi di wilayah Bekasi Kota untuk dapat menentukan peran dari masing-masing pelaku," katanya.
(thm)
Lihat Juga :