Sebelum Ringkus Imam Masykur, Praka RM Cs Berpura-pura Beli Tramadol

Senin, 30 Oktober 2023 - 20:16 WIB
loading...
Sebelum Ringkus Imam...
Tiga oknum TNI pembunuh Imam Masykur berpura-pura hendak membeli tramadol di toko obat korban. Foto/MPI/Muhammad Farhan
A A A
JAKARTA - Tiga oknum TNI pembunuh Imam Masykur , yakni anggota Paspampres Praka RM, Praka HS dari Satuan Direktorat Topografi TNI AD dan Praka J dari Kodam Iskandar Muda, berpura-pura hendak membeli tramadol di toko obat Imam Masykur. Ketiganya diketahui mendatangi toko obat korban dengan dalih mencari obat penghilang rasa nyeri.

Fakta ini diungkap dalam sidang pembacaan dakwaan atas ketiganya di Pengadilan Militer tingkat II-08, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur pada Senin (30/10/2023). Pembacaan surat dakwaan dilakukan oleh Oditur Militer, Letkol chk Upen Jaya Supena, yang menjelaskan kronologi awal ketiga oknum TNI tersebut bertemu dengan Imam Masykur.

"Terdakwa dua (Praka HS) berpura pura sebagai pembeli dan bertanya kepada penjaga toko atas nama Imam Masykur, ‘ada jual tramadol Bang?’ Sambil melihat-lihat kondisi dan posisi kamera CCTV," kata Upen dalam persidangan.

Ketiganya menumpangi mobil Toyota Innova warna Silver abu-abu yang disewa dan diparkirkan di depan toko Imam Masykur di Jalan Ir. Juanda, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Saat awal mendatangi toko, Praka HS datang sendiri sembari bermodus menanyakan tramadol tersebut. Selepas diketahui Imam Masykur menyediakan tramadol, sontak Praka HS segera memanggil Praka RM dan Praka J guna menggerebek Imam.

"Kemudian saudara Imam Masykur berteriak 'rampok, rampok' sambil mendorong terdakwa dua (Praka HS) hingga terjatuh," ujar Upen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Rekomendasi
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved