Ayah dan Anak yang Tewas Membusuk di Koja Dikenal Warga Pengusaha Travel Umrah
Minggu, 29 Oktober 2023 - 13:34 WIB
loading...
Penemuan ayah dan anak yang tewas membusuk di Koja, Jakarta Utara, membuat geger warga sekitar. Warga selama ini mengenal korban sebagai pengusaha travel umrah. Foto: MPI/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Penemuan ayah dan anak yang tewas membusuk di rumahnya Jalan Balai Rakyat, RT 06/RW 03, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, membuat geger warga sekitar. Warga selama ini mengenal korban sebagai pengusaha travel umrah.
Warga setempat, Sugandi (70), mengatakan, korban selama ini dikenal ramah namun tertutup. Pria yang rumahnya berseberangan dengan korban ini mengetahui tetangganya tersebut merupakan pengusaha travel umrah.
"Beliau orangnya baik, cuma memang jarang bergaul dengan tetangga, dengan teman jarang. Beliau ini pengusaha travel (umroh dan haji) sudah lama, beberapa tahun," kata Sugandi saat ditemui di lokasi, Minggu (29/10/2023).
Baca Juga: Geger! Bapak dan Bayi Ditemukan Tewas Membusuk di Koja
Menurut Sugandi, warga tidak melihat ada hal-hal yang mencurigakan dari tingkah laku korban. Ia sempat berkomunikasi dengan tetangganya itu, namun tidak melihat kecurigaan apapun.
"Kita walaupun tetangga berdekatan tapi jarang berkomunikasi secara intens," sebut Sugandi.
Warga setempat, Sugandi (70), mengatakan, korban selama ini dikenal ramah namun tertutup. Pria yang rumahnya berseberangan dengan korban ini mengetahui tetangganya tersebut merupakan pengusaha travel umrah.
"Beliau orangnya baik, cuma memang jarang bergaul dengan tetangga, dengan teman jarang. Beliau ini pengusaha travel (umroh dan haji) sudah lama, beberapa tahun," kata Sugandi saat ditemui di lokasi, Minggu (29/10/2023).
Baca Juga: Geger! Bapak dan Bayi Ditemukan Tewas Membusuk di Koja
Menurut Sugandi, warga tidak melihat ada hal-hal yang mencurigakan dari tingkah laku korban. Ia sempat berkomunikasi dengan tetangganya itu, namun tidak melihat kecurigaan apapun.
"Kita walaupun tetangga berdekatan tapi jarang berkomunikasi secara intens," sebut Sugandi.
Lihat Juga :